Aceh Besar – Aceh Monitor Com. Menanggapi terkait penggrebekan prostitusi online di salah satu hotel berbintang di Aceh Besar. Kami dari IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Aceh besar mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya.
“Kita sudah ada aturan tentang cyber crime karena prostitusi online ini ,:merupakan salah satu bentuk dari cyber crime. Cari siapa dalangnya dan apakah hotel juga memfasilitasi hal tersebut atau tidak?, karena mengenai hotel juga perlu ditindak lanjuti ” ujar Muhammad Iksan Ricky Zulkarnain kabid hikmah ikatan mahasiswa muhammadiyah Aceh Besar dalam siaran pers ke Aceh Monitor Com.Sabtu malam 24/03/18.
“Kita juga berterimakasih kepada aparat kepolisian yang telah membongkar sindikat prostitusi online ini, kami mengharapkan kedepannya polisi terus semakin berperan aktif dalam menjaga pelaksanaan syariat islam di aceh ” sebutnya
Selain itu tentunya kita juga berharap kepada Pemerintah Aceh Besar untuk lebih tegas dan ketat dalam mengawasi hotel – hotel di Aceh Besar, karena prostitusi ini merupakan perbuatan fashya’ yang mencoreng pelaksanaan syariat Islam di bumi serambi mekkah ini.
“Apabila memang pihak-pihak hotel juga berpesan dalam suksesnya transaksi-transaksi yang melanggar syariat ini, maka sudah sepantasnya pihak pemerintah bertindak tegas terhadap hotel-hotel tersebut, berikan sanksi yg berat terhadap hotel yang sudah berani melanggar aturan itu ” kata Muhammad Iksan.
Dan kepada para tersangka kita mengharapkan agar diproses dengan hukum yang berlaku di Aceh serta dibina oleh instansi berwenang agar dicari tau faktor faktor penyebab tersangka melakukan bisnis tersebut.
“Karena terkadang banyak juga perempuan yang di eksploitasi dan dipaksa sehingga tidak dapat lepas dari dunia prostitusi tersebut serta jika memang karena faktor ekonomi maka perlu adanya pemberdayaan ekonomi kepada para tersangka untuk memberikan solusi konkrit agar menjahui pekerjaan tersebut ” tutupnya. (Rel/pri)

