POLHUKAM

Komitmen Pasangan ” Mirah ” Melayani Tidak Dilayani

Tapaktuan – Aceh Monitor Com. Melihat situasi dan arah kepemimpinan yang ada di Aceh Selatan saat ini, pasangan H. Mirwan SE-Zirhan SP (Mirah) komit apa bila terpilih akan memegang amanah 5 tahun kedepan, ingin menjadi pemimpin yang melayani bukan di layani.

Hal ini dikatakanya dalam acara rapat kordinasi pasangan Mirah kecamatan sawang di hadapan ribuan masanya . Calon Bupati Aceh Selatan H. Mirwan SE dalam orasi politik menyampaikan.

“Kami dari Pasangan H. Mirwan SE-Zirhan SP (Mirah) ingin menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat, pemimpin yang melayani rakyat bukan pemimpin yang ingin di layani oleh rakyat, ” katanya.

“Seandainya kami terpilih memegang amanah 5 tahun kedepan model kepemimpinan yang akan kami terapkan adalah menjadi Pemimpin yang Melayani bukan menjadi pemimpin yang minta dilayani, ” jelasnya. Sabtu  24/03/18.

Ia menambahkan , karena rakyat memang minta untuk dilayani, dikarenakan kebutuhan mereka, adanya pemimpin untuk melayani kebutuhan rakyatnya, bukannya sebaliknya . sebutnya.

Ia menjelaskan , jika kita bisa menjadi pemimpin rakyat yang baik, sejauh mana kita bisa memimpin rakyat ,sejauh kita melayani dan menjadi hamba bagi rakyat, sejauh kita mau berkorban bagi rakyat, sejauh itu pula rakyat akan mencintai pemimpinnya dan tidak ada kunci yang lain.

Zirhan SP melanjutkan dalam orasi politik mengatakan, ketika rakyat menegur dan mengingatkan dengan cara rakyat, kita sebagai pemimpin harus bisa introspeksi diri selaku pemimpin, berarti ada yang salah dengan kita, ” katanya.

“Dimarahi rakyat, itu adalah hal yang lumrah, itu adalah kewajiban kita, karakter kita untuk dimarahi, di tegur, berikan masukan demi kemajuan Aceh Selatan yang kita cintai ini, karena kita adalah pelayan masyarakat, pelayan rakyat, ” lanjutnya.

Komitmen pemimpin yang melayani adalah untuk melayani rakyat, jika kita memang meletakkan diri menjadi pelayan rakyat, kita akan siap menerima segala macam cemoohan dan kemarahan, dan ini bukanlah hal yang mudah, namun apa bila nanti kami pasangan Mirah di Amanahkan untuk memimpin Aceh Selatan kami tidak butuh adanya karpet merah dan di payungi, kami berusaha tidak ada jarak dengan masyarakat, ” ujarnya.

Lanjutnya, Dari seorang pemimpin yang melayani, ia mampu menciptakan system pelayanan yang membuat rakyatnya menjadi agent of change (Agen Perubah) untuk berjuang bersama bagi keberhasilan bersama dalam kelompok atau masyarakatnya sehingga mampu mengantarkan Aceh Selatan Sejahtera.

Sementara itu tim Pemenangan Mirah , Zamzami ST dalam orasi politik mengatakan, Saya melihat karakter rendah hati dan gaya kepemimpinan yang akan di terapkan oleh pasangan Mirah , saya selaku anggota DPRK Aceh Selatan mendukung dengan penuh hati jika nantinya pasangan Mirah ini menerapkan gaya pemimpin melayani bukan di layani, ungkapnya.

Karakter pemimpin yang melayani, rendah hati yang dimulai dari sikap hati yang ingin melayani saya melihat ada di pasangan H. Mirwan SE-Zirhan SP saya mendukung sepenuh hati komitmen mereka untuk melayani rakyat.

“Pemimpin yang melayani adalah mau mendengarkan dengan empati, mendengarkan bukan untuk menjawab melainkan mendengarkan untuk mengerti dan memahami lalu meresponnya dengan hati “tambahnya.

Sedangkan yang selalu kita dengarkan saat ini, Masyarakat Aceh Selatan merindukan pemimpin yang melayani bukan di layani, Maka pasangan H. Mirwan SE-Zirhan SP Pasangan Mirah komit akan menjadi pemimpin yang melayani bukan di layani.

Lanjutnya, apabila pasangan Mirah ini nantinya memimpin Aceh Selatan dan berkunjung ke kecamatan sawang di payungi saya sendiri yang akan membakar payung tersebut, karena pasangan Mirah sudah komit untuk melayani bukan untuk di layani, Bupati itu bukan raja kami tidak butuh seorang raja sekarang kami butuh pemimpin yang merakyat dan tidak butuh pemimpin yang ingin di layani seperti raja, ” tutupnya . (Rel/Faj)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!