Laporan : Teuku Duta.
Bireuen – Aceh Monitor.com. Merebaknya isu adanya oknum mengatasnamakan mahasiswa/ aliansi mahasiswa Bireuen, yang menjumpai penjabat, terkait kasus dugaan penyelewengan bansos UEP langsung dibantah koordinator Aliansi Mahasiswa Bireuen.
“Pergerakan intelektual ini jangan dinodai, jika ada yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa Bireuen untuk menjumpai oknum pejabat Dinsos Bireuen, itu tidak benar , ” tegas Aziz Al Khuzar. Pada Konferensi Pers yang digelar di Cafe Bireuen Partee, Bireuen, Minggu 5/9/2021.sore
Lanjut, Aziz Al Khuzar mengatakan, dirinya bersama rekan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Bireuen sampai detik ini tetap solid dalam memperjuangkan kebenaran dan membela hak rakyat khususnya di Kabupaten Bireuen.
“Terkait hal ini, Kita akan telusuri dan mengumpulkan informasi siapa yang bermain dikalangan mahasiswa, atau sebaliknya ada yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa Bireuen yang mencoba mencoreng integritas dari pergerakan Intelektual ini” katanya
Selanjutnya koordinator Aliansi Mahasiswa Bireuen, Aziz Al Khuzar menjelaskan kasus dugaan penyelewengan bansos UEP yang diduga melibatkan Kadis Sosial Bireuen dan Cs , Aliansi Mahasiswa Bireuen telah mengutarakan sikap melalui aksi di Depan Kantor Kajari Bireuen Selasa (1 /9/2021) lalu agar kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut, dapat di buka kembali dan dituntaskan.
“Dengan memberikan ultimatum apabila selama tiga hari tidak ada respon termasuk mencopot yang bersangkutan dari jabatan sebagai kepala dinas, dan mendesak DPRK Bireuen untuk segera membentuk Pansus untuk menyikapi masalah ini” dan Selasa (7/9) mendatang kami akan ke Pemkab Bireuen untuk menjemput jawaban bupati” jelasnya.
“Tak hanya itu, aliansi Mahasiswa Bireuen juga akan segera melaporkan kasus tersebut ke Mahkamah Agung RI melalui Jaksa Muda Pengawas (Jamwas)” tutupnya.
