Sosbud

Jelang Musda REI Zulfikar Di Klaim Menjatuhkan Kandidat Lainya

Banda Aceh- Aceh Monitor Com.menjelang Musda Realestat (REI) Ke 6 yang di rencanakan Pada 20 April 2016 di Anjong Mon Mata kekurang Harmonisan terjadi di Tubuh Organisasi Developer tersebut.Hal ini di sampaikan Tim Penyelamat REI Aceh Selasa 12/04/16 di Salah Satu Café di Banda Aceh.

‘Musda REI kali ini Ilegal dan tidak sesuain dengan AD ART yang berlaku,ini tidak sah dan hanya sepihak tanpa mau mengajak anggota yang lain ‘’Jelas Effendi MA Seorang Senior di REI.

Penjelasan Effendi tersebut bukan tanpa alasan yang kuat,hal ini di katakanya di karenakan ketidak adilan Ketua REI Zulfikar dan Tim nya dalam Musda tersebut.

‘’Kita tidak di Undang dalam persiapan Musda dan kita juga tidak pernah di libatkan dalam Rapat Pleno untuk Pembahasan Musda ke 6 ini ‘’Kata Effendi.

Penjelasan yang sama juga di sampaikan Pengurus REI lainya H.Hanansyah,menurutnya tidak ada Kebersamaan di REI ‘’REI itu bukan Organisasi Pribadi ia punya Struktur keanggotaan dan juga di atur oleh ADRT nya , tidak bisa sesuka hatinya dalam memimpin Suatu Organisasi ‘’ Jelas H.Hanansyah.

Pihaknya yang menyebutkan Kelompok Penyelelamat REI Aceh yang terdiri dari Effendi,H.Hanansyah Zardan Araby,Iksan,Adi,Mahmud dan Muktar Amiki akan memboikot Pelaksanaan Musda REI kali ini.

‘’Kita Ingin REI maju dan Kebersamaan itu ada tapi kali ini REI seperti Perusahaan Pribadi yang berbuat se suka hatinya dengan mengkesampingkan AD ART Organisasi dan ini jelas melanggar ‘’ Kata H.Hanansyah.

H.Hanansyah juga menilai apa yang di lakukan Ketua REI Zulfikar secara tidak langsung ingin mengnyingkirkan Kandidat Ketua lainya dalam Musda Tersebut.

‘’apa ini termasuk dalam strategi Zulfikar agar ia bisa dengan Langgeng terpilih kembali untuk menduduki Jabatan REI,yang pasti apa yang sudah di lakukan Ketua REI saat ini sudah melanggar dan tidak bisa di Toleransi lagi ‘’ tutup H.Hanansyah (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!