SOSIAL BUDAYA AGAMA

KAPPAH Aceh : Ekploitasi Anak-Anak di Kota Banda Aceh Sangat Memprihatinkan

Laporan : Yusri VE

 

 

 

 

Banda Aceh – Aceh Monitor com  Problem sosial yang terjadi saat ini di Kota Banda Aceh terhadap eksploitasi Anak-Anak di bawah umur semakin memprihatinkan. Hampir disetiap cafee pada malam hari dengan mudah kita jumpai anak- anak menjajakan makanan ke para pengunjung.

Media ini sering menjumpai anak-anak perempuan penjual jambu potong yang beroperasi hingga larut malam.

“Saya menjual punya orang Pak, saya dibayar Rp. 2.000,- per kantong, kerja hingga malam pukul 12.00 Wib”, jelas salah seorang anak yang sempat ditanyai.

Melihat fonomena ini Cut Farah Nazla bendahara umum Komunitas Perempuaan Aceh, kepada Pemerintah Aceh atau Pemerintah Kota Banda Aceh hendaknya dapat turun menertibkan mereka. “Kita prihatin melihat kondisi ini, sudah saatnya pemerintah mengambil sikap guna menyelamatkan para generasi, sehingga mereka tidak menjadi korban dari oknum yang tidak bertanggung jawab”, jelas cucu Amir Husen Al-Mujahid.

Bacaleg DPRA dari Partai Gerindra dapil Aceh Timur ini menambahkan, “Dipastikan mereka dari keluarga kurang mampu, jadi Pemda Aceh/Pemkot Banda Aceh perlu upaya ekstra menyelusuri hingga ke orang tuannya untuk memberikan bantuan sosial atau bea siswa untuk membantu pendidikan mereka, bayangkan bagaimana masa depan mereka nanti, sangat sedih dan memprihatinkan”, tambah tokoh perempuan yang akrab disapa dengan Unyak dengan mimik serius.

Tentu semua kita berharap, kondisi ini dapat segera diatasi, sehingga kasus pelanggaran terhadap UU perlindungan anak tidak meluas di Kota Banda Aceh, khususnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!