Redaksi.
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Komisi II DPRK Banda Aceh bersama dengan banggar meninjau pasar Al Mahirah. Kamis 10/06/21. Sekretaris Komisi II, Ramza Harli mengatakan, setelah kami menyaksikan langsung apakah memang ada keluhan para pedagang setelah dipindahkan dari pasar peunayong terutama dari para pedagang pasar Kartini, kami melihat tadi ternyata tidak ada keluhan dari mereka, namun hanya mengeluh masih agak sepi para pembeli dibandingkan dengan sewaktu mereka berjualan di pasar kartini.
“Tetapi mereka sudah mulai nyaman berjualan di situ. Saya heran kenapa masih ada pihak-pihak yang memprovokasi pemindahan pasar Kartini ke pasar Lamdingin Almahira padahal kebijakan walikota sudah sangat bagus yaitu menginginkan bagaimana caranya tidak ada lagi pasar-pasar kumuh di pusat kota,” kata Politisi partai Gerindra ini.
“Pasar Peunayong itu kita lihat sudah sangat padat, berdesak – desakan dan kumuh. Kita memberi apresiasi kepada walikota yang telah mampu memindahkan para pedagang pasar Peunayong ke pasar Al mahirah, karena bukanlah pekerjaan yang gampang merelokasi sebuah pasar yang sudah lama berjalan”, tambahnya.
Ramza Harli menjelaskan , hanya saja mungkin berbagai fasilitas-fasilitas di pasar lamdingin ini harus di tingkatkan terus, akan tetapi yang namanya pasar yang baru digunakan pasti ada kekurangan kekurangan fasilitas di sana sini.
“Kedepan nanti kami di DPRK terutama di badan anggaran ini akan meminta TAPK untuk menganggarkan guna pembenahan fasilitas di pasar Al mahirah kita nanti akan duduk kembali dengan dinas koperasi UKM dan Perdagangan dinas PU PR dan semua dinas yang terkait dengan pasar Al mahirah ini agar seluruh kekuatan anggaran yang ada di fokuskan untuk pembangunan fasilitas pasar ini. Sebenarnya apabila pasar ini mampu dikelola secara modern, saya yakin masyarakat akan berbelanja kesini semuanya, ” ungkap Ramza.
“Karena semua orang yang berbelanja kepasar pasti menginginkan suasana yang nyaman dipasar tersebut, oleh karena itu, saat ini merupakan momen yang sangat bagus yang sangat baik apabila pemko mengerahkan semua kekuatan agar suasana pasar ini menjadi lengkap dan masyarakat kota mau berbelanja disini,” ujarnya.
Ramza juga meminta walikota agar dapat mengarahkan seluruh ASN dibawah pemko Banda Aceh wajib berbelanja di pasar ini. Apabila semuanya berjalan dengan baik, dan para pedagang sudah senang berjualan disini , bila pembelinya sudah ramai, sehingga program pemindahan ini dianggap berhasil, kami memberi apresiasi yang setinggi – tingginya kepada walikota apabila tidak ada lagi permasalahan dikemudian hari akibat memindahkan pasar Peunayong seluruhnya ke pasar almahirah ini.
Selain Ramza Harli , pada kesempatan itu juga turut hadir pula ketua komisi II Aiyub Bukhari.
