Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Pagelaran Seni Budaya dan Deklarasi Hari Kopi Aceh (Aceh Coffee Day) Sound of Nanggroe vol.2 resmi dimulai pada Jumat, 13 September 2024, bertempat di Poolside Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Acara ini diawali dengan pembukaan bazar kopi yang menampilkan beragam tenant kopi ternama, seperti Gayo Best Coffee Lab, Redinesh Coffee, dan Abata Kopi, yang masing-masing menonjolkan keunikan cita rasa kopi Aceh.
Gayo Best Coffee Lab: Menyajikan kopi Manual Brew dengan sentuhan edukasi, memberikan pengalaman unik bagi pengunjung untuk lebih memahami proses penyeduhan kopi berkualitas.
Redinesh Coffee: Menghadirkan konsep kopi modern, menjadi pilihan menarik bagi pecinta kopi yang ingin merasakan inovasi dan tren terbaru dalam dunia kopi.
Abata Kopi: Menyuguhkan kopi Saring dan Kopi Khop khas Aceh, dilengkapi dengan telur setengah matang, memberikan cita rasa autentik kopi tradisional.
Bazar kopi ini terbuka untuk umum dan dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung hotel selama acara berlangsung.

Selain bazar kopi, acara ini juga dimeriahkan oleh pameran lukisan karya seniman terkemuka Aceh, Zul MS. Karya-karya masterpiece yang menggunakan kopi sebagai medium melukis memberikan sentuhan artistik yang memukau dan unik, selaras dengan tema kopi yang diusung dalam acara ini.
Puncak Acara dan Deklarasi Hari Kopi Aceh
Puncak acara Deklarasi Hari Kopi Aceh akan berlangsung pada Minggu, 15 September 2024, mulai pukul 20.30 hingga 23.00 WIB. Acara ini akan diisi dengan berbagai pagelaran seni budaya, antara lain:
Pembacaan Puisi Kopi oleh Djamal Syarief: Menghadirkan karya sastra yang menggambarkan filosofi serta kecintaan terhadap kopi Aceh.

Tari Budaya Kopi oleh Sanggar Geunta Nanggroe: Sebuah tarian tradisional yang mengisahkan perjalanan budaya kopi Aceh.
Live Painting oleh Iswadi Basri dan Zul MS: Karya yang dihasilkan selama live painting akan dilelang pada akhir acara.
Talkshow Budaya Kopi: Menghadirkan narasumber seperti Salman Yoga (budayawan dan petani kopi Gayo), Cek Din Solong (praktisi dan akademisi kopi), dan Nick Thornton (Direktur Gayo Best Coffee Lab). Talkshow ini akan dipandu oleh Furqan sebagai host, membahas perkembangan komunitas kopi Aceh.
Acara ini akan ditutup dengan penampilan yang dinantikan dari Ramadhan Moeslem Ar Rasuly, inisiator Deklarasi Hari Kopi Aceh, bersama band-nya Made in Made. Mereka akan membawakan lagu-lagu bertema kopi, seperti “Aceh Coffee Day,” “Kupi Reggae,” “Pengembara Kopi,” “Coffee Time,” serta lagu daerah “Tanoh Loen Sayang.”

Dengan rangkaian acara yang penuh dengan unsur budaya dan kearifan lokal, Deklarasi Hari Kopi Aceh diharapkan dapat mengangkat potensi kopi Aceh sebagai simbol kebanggaan masyarakat, sekaligus memperkuat posisinya di tingkat nasional dan internasional melalui deklarasi Hari Kopi Aceh.
