Banda Aceh – Aceh Monitor. Perang kedepan adalah perang menghadapi jumlah penduduk yang semangkin meningkat, kependudukan adalah masalah krusial, untuk menanggapi masalah tersebut, kita harus investasi jangka panjang dengan menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas melalui program-program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Hal tersebut dikatakan Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, saat memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) KB-TNI, di Aula BKKBN jln T. Nyak Arief Banda Aceh. Selasa (06/12).
Pangdam juga menyampaikan, dalam enam tahun terakhir jumlah penduduk dunia bertambah satu milyar, diperkirakan tahun 2017 jumlah penduduk dunia mencapai delapan milyar, sedangkan lahan pangan dan air berkurang karena daya tampung bumi hanya tujuh milyar penduduk.
Dalam forum Rakorda ini, kita bersepakat bagaimana meningkatkan percepatan pencapaian sasaran, peningkatan kualitas terkait dengan tiga fungsi BKKBN yaitu, kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga, ‘’ujar Pangdam.
TNI dan BKKBN sudah lama menjalin kerja sama kemitraan. ‘’ untuk di TNI sendiri, sarana pembangunan keluarga sudah ada, seperti posyandu dan paud di tiap-tiap satuan, ini harus dipadukan dengan pemerintah daerah baik ditingkat Provinsi, Kabupaten maupun di kecamatan.’’ Pungkas Mayor Jenderal TNI Tatang Sulaiman.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Kakesdam IM, Danlanud SIM, Danlanal Sabang, Waaster, para Dandim, Kasiter Korem, Mitra Kerja BKKBN. (Fad).
