Laporan : Teuku Duta
Bireuen – Aceh monitor.com. Prestasi membanggakan diraih Kejaksaan Negeri Bireuen pada penghujung tahun ini, dibawah komando Moh. Farid Rumdana SH MH, Kejari Bireuen meraih Piagam penghargaan Satuan Kerja Terbaik SE Wilayah Kejati Aceh Tahun 2022. dengan memboyong juara umum atas capaian hasil kinerja di 5 bidang pada lembaga Adhyaksa tersebut.
“Setelah diakumulasikan dari beberapa katagori Juara di masing masing bidang, Alhamdulillah Kejari Bireuen sebagai Juara umum , dan menerima piagam penghargaan Satuan Kerja Terbaik SE Wilayah Kejati Aceh Tahun 2022., ”
Hal tersebut di beberkan Kajari Bireuen Moh. Farid Rumdana SH MH, saat kegiatan temu ramah bersama awak media liputan Bireuen yang berlangsung di salah satu Cafe seputaran Kota Juang, Senin 5 /12/2022.
Lanjut Moh.Farid Rumdana SH MH, menyampaikan Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar SH MH saat penutupan kegiatan Rapat kerja daerah (Rakerda) Kejaksaan Tinggi Aceh Tahun 2022 yang berlangsung di Kabupaten Aceh Tengah beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, adapun 5 Bidang capaian kinerja terbaik yang diboyong Kejari Bireuen diantaranya yaitu Penyelesaian perkara restorative Jastice Tahun 2022 ( Juara 1 ), Bidang intelejen terbaik ( Juara 1), Pembinaan dalam Penyerapan anggaran ( Juara 2) Bidang tindak Pidana Khusus (Juara 3).
” Kami sangat mengapresiasi atas penghargaan sebagai Satker terbaik yang dinobatkan oleh Kejati Aceh, moment ini juga menjadi motivasi tersendiri bagi kami segenap jajaran Kejari Bireuen guna lebih meningkatkan Kinerja di setiap bidang khususnya dalam memberikan service Publik kepada masyarakat ” jelasnya

Dalam kesempatan itu, Kajari Bireuen juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, kerja sama serta sinergitas dari berbagai pihak yang terus mensuport menyukseskan setiap program kinerja dari Kejari Bireuen.
” Tentu prestasi ini kita raih tak lepas berkat dukungan dari berbagai unsur mulai dari forkopimda, stackholder, peran media cetak / online serta seluruh elemen masyarakat Bireuen ” tutupnya.
