SOSIAL BUDAYA AGAMA

Peringati HKSN 2021, Bank Aceh Syariah Dan Dinsos serahkan Bantuan

Laporan : Teuku Duta

 

 

 

 

 

.

Bireuen – Aceh Monitor.com. Momen peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial 2021, Pemkab Bireuen melalui  Dinas Sosial dan Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Bireuen menyerahkan bantuan sembako, kursi roda, tongkat, alat bantu pendengaran, kepada para anggota Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bireuen.

Acara dihadiri Bupati Bireuen Dr H Muzakkar Agani SH MS i, Kadis Sosial Bob Miswar STTP, Kadis Syariat Islam Anwar S,Ag MAP, Kacab Bank Aceh Cabang Bireuen Junaidi , para camat dan undangan lainnya berlangsung di halaman pendopo Bupati Bireuen, Selasa 29/12/2021.Tak hanya itu, sebagai wujud kepedulian terhadap para penyandang disabilitas juga mendapatkan pembinaan skill yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Kadis Sosial Bob Miswar STTP mengatakan Momentum Hari Kesetiakawanan Sosial mengingatkan kembali akan pentingnya untuk peduli, berbagi dan toleransi antarsesama. Semangat ini perlu ditanamkan di setiap unsur/elemen masyarakat sehingga permasalahan sosial yang ada di masyarakat juga menjadi tanggung jawab bersama.
Oleh sebab itu, kita juga sangat mendukung hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas, dan pemerintah juga terus hadir untuk berbuat serta menyalurkan sejumlah bantuan yang bemanfaat.

Selanjutnya, Junaidi, selaku Kacab PT BAS Cabang Bireuen, menyampaikan, Penyandang desabilitas banyak yang memiliki potensi dan bakat serta ada juga diantaranya Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maka dari kalangan disabilitas juga  perlu pendampingan.  Agar kesejahteraan hidup mereka lebih terjamin. Dan PT  BAS Cabang Bireuen siap untuk membantu menciptakan kesejahteraan kaum disabilitas.

“Ini seyogianya bisa membantu meskipun belum dapat menjangkau keseluruhan penyandang disabilitas di Kabupaten Bireuen. “Akan tetapi kami berharap walaupun sedikit namun bisa membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.

sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Yusaini Yusuf, mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh Pemkab Bireuen dan BAS Aceh untuk memperhatikan mereka penyandang disabilitas. Katanya, dari pendataan yang dilakukan PPDI, terdapat 1800 penyandang disabilitas khususnya di Kabupaten Bireuen. Namun baru 200 orang yang masuk database mereka.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!