LIFE STYLE

Raih juara 2 di Malaysia, Arief Khalifah apresiasi DrumCorps Kota Banda Aceh

Redaksi

 

Banda Aceh – Aceh Monitor com. Anggota DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pasukan Drum Band Kota Banda Aceh yang berhasil mengukir prestasi di ajang Internasional bertajuk Malaysia World Band Competition 2023. Kompetisi drum band antar bangsa ini diikuti oleh puluhan tim dari dari Negara Thailand, Philipina, Malaysia dan Indonesia yang di gelar di Stadium Sultan Abdul Halim – Alor Setar, Malaysia 14 sampai 16 Desember 2023.

Anggota Drum Corps Kota Banda Aceh yang beranggotakan gabungan siswa(i) SD & SMP berhasil meraih juara melawan peserta dari Negara lain yang berumur lebih Dewasa dari mereka, dan mendapatkan gelar Juara 2 di ajang Colorguard Contest, Juara 2 di Street Parade, Juara 2 Colorguard Street Parade serta Juara 3 Drum Battle.

Arief menyampaikan rasa bangga nya kepada anak anak yang telah berjuang, kepada para pelatih yang telah menggembleng serta tentunya kepada para orang tua murid yang tidak hanya mendukung, tapi juga membantu biaya keberangkatan.

“Tentunya saya mengucapkan rasa bangga atas prestasi anak-anak kita yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Banda Aceh di ajang Internasional. Prestasi ini saya harapkan dapat menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Banda Aceh dan juga KONI Banda Aceh untuk dapat memberikan perhatian kepada mereka. Karena tentunya tidak mudah menggapai hasil maksimal di level Internasional” ujar Arief

Arief juga menyampaikan bahwa Pemerintah juga dapat memberikan apresiasi kepada para murid, guru serta pelatih-pelatih dan tentunya para orang tua murid yang mempunyai peran penting dalam keberhasilan ini.

“Jujur saja saya terharu melihat pengorbanan para orang tua murid ini yang mengeluarkan biaya agar tim drumband ini dapat berkompetisi. Dengan membawa nama Indonesia berprestasi saya pikir pemerintah juga harus memberikan perhatian, bukan hanya Pemko namun juga Pemerintah Aceh. Kita pahami bahwa Pemko sedang berusaha memulihkan keadaan keuangan tapi sedikit perhatian akan prestasi ini saya pikir menjadi kewajiban bagi pemerintah” ujar Wakil Ketua Komisi 3 ini.

“Kedepan kita meminta kepada disdikbud, dispora agar dapat membina siswa siswa berprestasi ini, apalagi usia usia mereka masih sangat muda untuk kembali berkompetisi di tahun-tahun berikutnya. Jadi saya mendorong juga agar dinas terkait yang melalukan pembinaan dapat menyelaraskan kalender kompetisi sehingga dapat di tentukan kebutuhan anggaran, terutama di peralatan, karena tidak elok juga melihat prestasi yang di capai atas nama Kota bahkan negara tapi anggaran keikutsertaan banyak di lengkapi oleh orang tua murid” tutup Arief.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!