Laporan : Yusri VE
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Organisasi Komunitas Perempuaan Peduli Aceh atau Kappah Aceh keberadaannya semakin eksis dalam melaksanakan berbagai program peduli terhadap perempuaan dan anak di Aceh.
Komitmen kepeduliaan Kappah Aceh tersebut, diikrarkan dalam Rapat Kerja Tahun 2023 yang dilaksanakan di kawasan ulee-lheu Kota Banda Aceh, kemarin.
Komitmen kepeduliaan terhadap sesama dalam bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi kaum perempuaan dan anak, menjadi titik fokus dari tujuan dan visi misi berdirinya lembaga Kappah ini. Hal ini disampaikan oleh Yusri, VE dalam sambutannya selaku inisiator berdirinya komunitas ini.
Yusri menambahkan, semangat kepeduliaan tersebut tergambar dari tema yang diangkat dalam rapat kerja “Merajut Kebersamaan, Menjemput Asa’. Ini dimaksudkan bagian dari tekad menyatukan visi, persepsi dan mengalang kekompakan anggota Kappah Aceh, untuk berjuang bersama dengan penuh keiklasan guna menjemput dan kemudiaan mengantarkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Umum Kappah Aceh Nurlaila, pada kesempatan tersebut, meminta kepada jajaran pengurus dan anggota Kappah Aceh untuk meningkatkan semangat dan kebersamaan, sehinga nantinya pengabdiaan Kappah Aceh akan lebih berhasil guna dan berdaya guna bagi masyarakat, khususnya perempuaan dan anak-anak.
Rapat kerja Kappah Aceh tahun 2023 yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota Kappah Aceh, juga menghadirkan pemateri tentang pengelolaan manajemen organisasi dan penguatan kelembagaan, antara lain Risnawati Direktur Eksekutif Flower Aceh, Agustina aktifis perempuaan Serikat Inoeng Aceh, Syarifah Munira Anggota DPRK Kota Banda Aceh dan Ibu Zulhafah selaku pembina Kappah Aceh.
