KABAR DARI ACEH

Selain Groundbreaking Jokowi Juga Meresmikan Flyover Simpang Surabaya

Blang Bintang – Aceh Monitor Com (AMC) . Usai menjalani sejumlah agenda padat di Banda Aceh sejak pagi Jumat (14/12/2018), Presiden RI Jokowi melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di Kawasan Blang Bintang pada sore hari.

Tiba dilokasi Groundbreaking, Jokowi yang datang ke lokasi bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Dirjen Cipta Karya dan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman disambut Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Di lokasi ini, selain melakukan peletakan batu pertama jalan tol Banda Aceh-Sigli, Jokowi juga meresmikan sejumlah proyek strategis nasional, Flyover Simpang Surabaya, Masjid At Taqarrub Kabupaten Pidie Jaya dan Kawasan Ekonomi Khusus Arun (KEK)  di Lhokseumawe.

Di lokasi peletakan batu pertama jalan bagian dari tol Trans Sumatera ini, Jokowi ikut mendangarkan paparan Wali Kota Aminullah terkait manfaat pembangunan flyover, Simpang Surabaya dan underpass Kuta Alam-Beurawe yang menelan dana hingga Rp.272 M.

Didepan Menteri PUPR, Plt Gubernur Aceh dan sejumlah Kepala daerah yang hadir dilokasi ini, Aminullah diminta Jokowi menjelaskan beberapa manfaat dari flyover Simpang Surabaya.

Kata Aminullah, saat ini di Simpang Surabaya sudah tidak mengalami kemacetan, meski pada jam-jam sibuk sekalipun. Keberadaan jalan layang ini mampu memberi akses lebih cepat bagi masyarakat yang ingin ke pusat kota dari arah Medan atau sebaliknya.

“Padahal dulu di simpang ini selalu terjadi kemacetan, terutama pada saat jam-jam sibuk. Setelah flyover dibangun disini lalu lintasnya sudah lancar, terima kasih Pak Presiden,” kata Aminullah.

Lanjutnya, manfaat lain dari jalan layang yang dibangun dengan dana APBN ini adalah menurunya angka kecelakaan.

“Angka kecelakaan juga sudah menurun selama adanya flyover ini,” ungkap Aminullah.

Karenanya, atas nama masyarakat Kota Banda Aceh, Wali Kota mengucapkan terimakaih banyak dan apresiasi kepada Presiden Jokowi atas pembangunan flyover dan underpass tersebut.

Aminullah juga menyampaikan, flyover bukan hanya bermanfaat mengurai kemacetan tapi juga menjadi jalur evakuasi ketika ada bencana dan juga memperindah wajah kota Banda Aceh.

“Dulu simpang ini semrawut Pak Presiden, ketika ada musibah seperti gempa dilokasi ini terjadi kemacetan dan membuat panik warga yang ingin menyelamatkan diri ketempat lebih tinggi karena adanya isu tsunami. Akibatnya tidak sedikit yang mengalami kecelakaan. Saat ini ketika ada gempa dan musibah flyover sangat bermanfaat sebagai jalur evakuasi,” tambah mantan Dirut Bank Aceh ini.

“Begitu juga dengan underpass Kuta Alam-Beurawe yang ada saat ini semakin memperlancar akses dari Kuta Alam ke Beurawe dan sebaliknya,” katanya. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!