KABAR DARI ACEH

Terkait Laporan Warga Abdul Rafur Dan Keuchik Peuniti Angkat Bicara

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Anggota DPRK Banda Aceh Abdul Rafur angkat bicara terkait laporan segelintir  masyarakat Peuniti kecamatan Baiturrahman  ke Panwaslih Kota Banda , terkait diduga menyalahgunakan fasilitas negara untuk kampanye, yakni berupa Ambulace dari dinas kesehatan kota Banda Aceh.

“Saya tidak menggunakan untuk kampanye mobil tersebut , kalau pun ada photo yang ada diambulance dan lambang partai yang dilaporkan warga itu bukti lama dan itu sudah saya copot pada bulan Desember 2018 ” sebut Abdul Rafur pada sejumlah wartawan , Jumat malam 05/04/19.

Abdul Rafur juga siap jika nanti apabila panwaslih memanggil dirinya serta memberikan keterangan yang sebenarnya , bahwa mobil tersebut tidak pernah saya bawa kampanye dan hanya diperuntuhkan bagi masyarakat.

“Bisa ditanyakan kepada masyarakat , selama ada mobil Ambulance tersebut , sangat membantu dan bahkan untuk biaya operasionalnya saya yang tanggung “tambah Abdul Rafur.

Caleg dari partai Nasdem ini juga mengatakan , mobil Ambulance ini hanya di titipkan Keuchik Peuniti pada dirinya , dikarenakan tidak mampu mengelolanya dan tidak ada tempat.

Selain itu , Abdul Rafur menyebutkan , Ambulance ,  bukan hanya untuk warga kota semata , luar kota Banda Aceh pun juga sudah memakai jasa Ambulance ini.

“Siapapun yang meminta bantuan Ambulance tidak pernah saya tahan , tetap saya berikan untuk kemanusian , karena saya tahu itu bukan milik saya “kata Abdul Rafur.

Ia pun menyebutkan pelaporan ini ada unsur politik , kenapa harus sekarang dipermasalahkan dan kenapa tidak dari dulu.

“Ini jelas ada upaya dari lawan politik yang ingin menjelekan namanya dan ingin menjatuhkan nama saya di mata masyarakat , sekali lagi saya katakan intinya saya tidak ada niat untuk menguasai mobil tersebut ” ujar Abdul Rafur.

Sementara itu Keuchik Peuniti Kamaruddin Latief yang turut hadir dalam kesempatan itu , membenarkan perkataan Abdul Rafur.

“Saya memang meminta kepada Abdul Rafur agar mobil ini dititipkan kepadanya , dikarenakan biaya operasional yang besar dan beliau mampu menanganinya ” kata Keuchik Peuniti

Selain itu , Keuchik Peuniti juga membenarkan kalau tidak ada niat dari Abdul Rafur untuk menguasai mobil Ambulance tersebut.

“Dan bahkan beliau sendiri yang menyupiri nya , mau tengah malam pun beliau tetap angkat dan menjemput jenazah , karena no beliau yang ada di mobil Ambulance itu ” ungkapnya.

Selain Keuchik , juga hadir kepala pemuda dan perangkat gampong lainya. (Sag)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!