Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Calon anggota DPR RI dapil 1 Dra H Zulhafah Tgk Hasan mengatakan pengungsi Rohingya yang terdampar di Aceh dalam beberapa hari ini yang ditolak oleh warga. Ini merupakan persoalan yang serius yang harus dicari solusinya.
Zulhafah menyebut masyarakat Aceh dulu menerima pengungsi Rohingya dengan tangan terbuka tapi kini mereka menolak pasti ada alasan yang membuat warga Aceh menolak.
“Mereka (Rohingya) tidak tertib akan peraturan Gampong. Sehingga, membuat warga enggan kembali menerima mereka,” ungkap politisi partai Gerindra Zulhafah Tgk Hasan . Jumat 24/11/23.
Berkaca pada itu , masyarakat jadi enggan untuk menerima mereka kembali tapi ini semua masalah kemanusiaan dan kita berharap baik pemerintah , UNHCR ataupun organisasi kemanusiaan lainya agar lebih serius dalam membantu permasalahan migrasi ini .
“Kita harapkan seperti itu , persoalan ini dapat dicari solusinya agar para pengungsi Rohingya tertampung dengan baik dan tidak ada permasalahan dengan warga Aceh,” pinta Zulhafah Tgk Hasan.
Seperti kita ketahui ada ratusan lebih pengungsi Rohingya yang terdampar di Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.
Rapat yang turut di dampingi Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/11/2023) tersebut menjadi momentum bagi Nasir mengutarakan aspirasi masyarakat setempat yang merasa gamang dalam menghadapi permasalahan pengungsi Rohingya.
“Dulu masyarakat Aceh pernah menerima pengungsi Rohingya dengan tangan terbuka, tapi kini masyarakat menilai ada sesuatu yang ganjil dan banyak hal yang tidak diinginkan terjadi hingga menyeret beberapa warga kami (Aceh) yang ikut terlibat dalam kasus perdangangan manusia” ucap Nasir dalam rapat di ruang Komisi III DPR-RI itu.
Pada kesempatan tersebut Nasir mengungkapkan ada seribu lebih pengungsi Rohingya di Aceh. Nasir meminta melalui Menkumham untuk bisa menyampaikan perihal Rohingya ini kepada Pemerintah. Kiranya penolakan kedatangan Rohingya di Aceh bisa menemukan solusi yang lebih baik seperti memindahkan para pengungsi tersebut ke tempat yang memungkinkan dan aman.
Nasir Djamil menyisipkan perhatiannya di hadapan Menkumham untuk bisa menegur pihak organisasi kemanusian seperti IOM dan UNHCR yang bertugas di Aceh dalam penanganan pengungsi Rohingya agar lebih serius dalam membantu permasalahan migrasi ini dan bantuan kemanusiaan lainnya.
“Bukan masyarakat Aceh tidak menerima melainkan tolong kepada Pemerintah serius dalam menangani permasalahan Rohingya secepatnya bisa dipindahkan saja” tutupnya.
