Banda Aceh -Aceh monitor.com musda PKBI ke X1yang diselenggarakan 31 -01 Februari 2017 dengan tema ” berkhidmat membetuk keluarga yang bertanggung jawab “di green hotel Nanggroe pukul 20.30 WIB.
Jumlah penduduk di provinsi Aceh berdasarkan Aceh dalam angka tahun 2015 saat ini berjumlah 4.906.800 jiwa , terdiri atas 2.449.400 laki-laki Dan 2.457.400 perempuan . Struktur penduduk di Aceh juga hampir sama dengan struktur penduduk di Indonesia, yaitu penduduk muda hal ini dapat dari banyak jumlah penduduk usia muda 0-14 tahun , 14-25 tahun , serta 25 -29 tahun.
Walaupun jumlah kelahiran yang menurun namun jika di bandingkan dengan lima tahun yang lalu badan Piramida untuk penduduk usia produktif semakin membesar baik untuk laki-laki dan perempuan dimana jumlah penduduk usia 10-29 tahun adalah berjumlah 1.848.700 jiwa Dan ini juga menjadi permasalahan tersendiri di hampir semua bidang dalam kehidupan terutama dalam kesehatan.
Persoalan remaja menjadi spesifik karena sangat kompleks, dari masalah bagaimana mengenali diri nya sendiri, kesehatan seksual Dan reproduksi nya, seks beresiko oleh remaja , narkoba, kriminalitas bahkan kasus-kasus kekerasan fisik dan seksual yang dialami oleh mereka khususnya remaja perempuan cukup kekhawatiran sendiri masyarakat Dan negara khususnya.beberapa faktor seperti mudah nya akses dan teknologi untuk mendapatkan informasi dan sumber tersebut semakin hadir cepat dan deras , sedangkan belum ada upaya terintegrasi yang dilakukan untuk dapat membendung itu.
Dalam catatan dua tahun jaringan pemantauan Aceh ( jpa ) 231bahwa kekerasan seksual rentan di alami oleh perempuan Dan anak , banyak didapatkan bahwa pelaku nya adalah orang terdekat korban.diranah domestik ( dalam rumah tangga ) selama dua tahun JPA mendokumentasikan 27 Kasus kekerasan seksual yang dialami oleh anak yaitu incest( pemerkosaan sedarah). Di ranah publik ( masyarakat) kekerasan seksual juga meningkat . Tahun 2013 ada 45 kasus dan tahun 2014 ada 57 Kasus . Bahkan di tahun 2015 angka kekerasan seksual bukan menurun malah meningkat, seperti yang sudah didokumentasikan oleh JPA 231dan p2tp2a Aceh sebanyak 84 kasus (T.is)
