KABAR DARI ACEH

Mantan Gubernur Aceh Silahturrahmi Dengan Tokoh Bireuen

Bireuen – Aceh Monitor Com (AMC).Dr Ir H Abdullah Puteh MSi Caleg DPD RI daerah pemilihan Provinsi Aceh mengadakan pertemuan dengan para tokoh dan masyarakat Kabupaten Bireuen, berlangsung di the Contana Cafe, Kamis 1/11/2018 , Sore.

Kegiatan Silaturrahmi yang dikonsep dengan dialog interaktif tersebut , dihadiri para tokoh dari berbagai lini mulai dari Mantan Bupati Bireuen Mustafa Gelanggang, H.Ali Djauhari.BE.Ars. Ketua DPC PDI-P. Kab.Bireuen (mantan anggota DPRK Bireuen), T. Umar (Mantan DPRK ), Tokoh Pemuda, Pemuka agama, ormas dan pengurus partai dalam Kabupaten Bireuen.

Keakraban pun terbangun intens antara Puteh dengan para tokoh yang hadir seakan larut dalam suasana kekeluargaan.

“Ini bukan kampanye, tapi sharing bersama, serta mempererat erat silaturahmi bersama masyarakat Bireuen” tuturnya dengan raut senyum”

Mantan Gubernur Aceh dan ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia periode 1984-1987 menyampaikan akan niatnya maju sebagai anggota DPD, Alasanya mencalonkan diri sebagai senator yaitu untuk mengawal dan mempercepat pembangunan Aceh.

“DPD ini sebuah jalur untuk berbuat membangun dan membantu masyarakat Tanah Rencong,” jelas Puteh.

Oleh sebab itu, saat ini dirinya terus berupaya dan tidak akan berhenti dalam menyerap aspirasi masyarakat, dengan tindak lanjut membangun hubungan dan melakukan lobi lobi politik ditingkat pusat.

“Inilah fungsi anggota DPD dalam rangka menjemput hak rakyat”pungkasnya

Dan Insyaallah dengan izin Allah sayaa kan terus berbuat, berkonsentrasi untuk program membangun dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Aceh.

“Fokus dibidang Pertanian, edukasi, dan bidang keagamaan, adalah sebagai gerbang utama baiknya sumber daya manusia kita. Karena itu penting dan tidak boleh ditawar-tawar” ujarnya

Maka untuk menopangnya, lanjut Puteh, infrastruktur juga harus dibenahi. Sarana dan pra sarana, yang mendukung hal tersebut juga harus ditingkatkan secara merata di seluruh wilayah Provinsi Aceh.

Pada kesempatan itu, H.Ali Djauhari.BE.Ars. Ketua DPC PDI-P. Kab.Bireuen Menanggapi sosok Abdullah Puteh sebagai Mantan Gubernur yang pemberani dengan penuh kharismatik , begitu juga dalam mengambil kebijakan -kebijakan dalam pemerintahan saat dirinya memimpin Aceh, dimana saat itu dalam masa konflik ia memperertaruhkan segalanya di Medan tempur.

“Kita tau pada masa sulit itu tokoh lain banyak yang tiarap,walaupun beresiko, di ujungnya penjara, tetapi saya bangga pada nya. Pasti Setiap pemimpin itu resikonya nyawa atau Penjara”tegasnya.

Lanjutnya, Politikus ulung
satu – satunya seperti dia dengan gagah berani melawan segala rintangan yang menjeratnya, sebaiknya masyarakat Aceh perlu mengenang dan memperhitungkan perjuangannya dengan keberanian membela Aceh di masa masa kondisi genting.

“Pada saat ini dua tokoh yang perlu
di perhitungkan adalah Ir.Abdullah Puteh dan Drh.Irwandi Yusuf keduaduanya beresiko penjara” ucapnya

Seperti halnya kita bangga terhadap Perjuangan Ir.Soekarno dalam membela Kepentingan orang banyak tidak luput dari resiko penjara dan nyawa.

“Seperti itulah yang kita harapkan di Aceh lahir tokoh-tokoh berani Bukan pejuang yang bisa dibeli dengan sekilas harapan”tutupnya (duta).

.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!