Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Meskipun pilkada masih belum ada kepastian digelar pada tahun 2022, namun dengan adanya keinginan dari sejumlah elit politik di Aceh agar tetap digelar pada thn 2022, .
Agenda pilkada ini telah menyita perhatian dan hangat diperbincangkan terus menerus disetiap tempat – tempat keramaian terutama di warung kopi dan cafe – cafe yang tersebar diseluruh pelosok kota Banda Aceh.
Menurut pendapat dari salah seorang akademisi pemerhati politik yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Aceh Monitor Com , Senin 17/02/20 mengatakan , untuk menjaga netralitasnya Polling dengan cara mudah, murah dan alamiah adalah dengan menggunakan media pollingkita.com.
“Polling dengan cara seperti ini berguna untuk mendapatkan data awal dalam menjajaki keinginan masyarakat apakah sudah cukup puas dengan kepemimpinan yang sedang berjalan saat ini ataukah ingin adanya pergantian kepala daerah apabila pilkada dilaksanakan pada tahun 2022 yang akan datang,”sebutnya.
Menurutnya lagi , biarkan polling ini bergulir terus secara alamiah apa adanya tanpa batas waktu , karena polling ini sangatlah mudah untuk langsung mengetahui hasilnya tanpa dikendalikan oleh sebuah lembaga survey manapun, karena survey yang dilakukan oleh sebuah lembaga juga syarat dengan kepentingan pesanan pihak – pihak tertentu.
“Polling seperti ini bisa bergulir terus ke seluruh pelosok masyarakat dan hasilnya langsung dapat dilihat kapan saja ,” ujarnya.
Dalam pantauan Aceh Monitor Com. ke beberapa warkop dan cafe- cafe yang selalu ramai, dengan adanya polling ini dan telah menyita perhatian masyarakat terhadap calon – calon Walikota Banda Aceh kedepan yang masuk dalam polling ini.
Namun menurutnya walaupun survey ini bukanlah sebagai penentu mutlak pada saat pilkada nantinya digelar , paling tidak telah menambah semangat dan keyakinannya untuk memutuskan maju dalam pilkada tahun 2022 .
Menurut pendapat salah satu warga, dikatakan bahwa menariknya polling seperti ini, bisa setiap saat melihat hasil realnya tanpa bisa direkayasa oleh siapapun dan saya yakin polling ini akan sangat mempengaruhi para kandidat yang masuk dalam polling ini untuk mengambil keputusan apakah benar – benar ingin maju atau tidak.
Terutama yang nantinya berada diposisi kesatu. Berdasarkan hasil polling yang dibuka oleh media pada hari Senin, pukul 08.00 wib posisi ke satu ialah saudara Ramza Harli.
Ditempat terpisah saat dihubungi Aceh Monitor Com , Ramza Harli mengucapkan terimakasih atas respon masyarakat terhadap polling ini , dan juga sangat berterimakasih kepada seluruh warga kota yang sudah memilihnya dalam survey tersebut.
Namun menurutnya walaupun survey ini bukanlah sebagai penentu mutlak pada saat pilkada nantinya digelar paling tidak telah menambah semangat dan keyakinannya untuk memutuskan maju dalam pilkada tahun 2022 .
Ramza melanjutkan polling ini juga belum mewakili kenyataan yang sebenarnya, biarkan bergulir terus apa adanya dan biarlah waktu yang akan menjawabnya nanti, lanjutnya santai sambil tertawa lepas. (Sag)
