Sosbud

Dukungan Dana MAA Ternyata Lemah

Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Dalam Rapat Kerja Mahkamah Adat Aceh (MAA)Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar banyak bercerita tentang peradaban Aceh masa lalu dan kini Rabu 18/11 di Grand Nanggroe Banda Aceh.

Dulu jaman Konflik kita tidak ada terdengar kegiatan Adat Istiadat di Kampung-Kampung , baik yang berupa Tari Tarian maupun kegiatan lainya sekarang setelah Damai suasana itu berubah kata Wali Nanggroe.

Wali Nanggroe juga mengatakan jaman sekarang sudah terkontanminasi oleh budaya buday luar , sehingga budaya kita sendiri terlupakan dengan sendirinya. ‘’Adanya Internet dan lain sebagainya sehingga Kawula muda kita lupa akan budaya nya sendiri dan ini harus kita bentengi agar Penerus kita ini tidak terbuai dengan Budaya Luar ‘’ jelas Malik Mahmud.

Sementara itu Ketua Panitia Rapat Kerja MAA Abdulrahman mengatakan dalam Rapat kerja ini akan mengevaluasi kinerja MAA apa yang belum dan juga apa yang sudah di lakukan MAA. ‘’yang pasti kita akan membuat program di tahun 2016 ini ,isu isu yang berkembang saat ini dan juga perkembangan lebih lanjut lembaga adat ‘’ jelasnya.

Abdulrahman menjelaskan MAA saat ini mempunyai kelemahan dari segi dana anggaran , dengan dana yang seadanya MAA sendiri hanya mampu bekerja seperti dana yang di plotkan tutup Abdulrahman

Dalam Rapat yang di ikuti 100 peserta dari berbagai perwakilan dari 23 Kabupaten /Kota serta 8 Provinsi dari Sumut,Sumbar,Riau,Kepulauan Riau,Banten,Jakarta,Jawa Barat dan Jokyakarta (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!