SOSIAL BUDAYA AGAMA

400 Peserta Ikuti Seminar Pentas PAI Nasional

Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Dalam memeriahkan Pentas PAI Nasional diselenggarakqn Seminar Nasional  dengan mengambil tema ” melalui pendidikan agama islam membangun peserta didik berkarakter menuju Aceh carong, beradab dan berdaya saing ” yang diadakan di Aula serbaguna kantor Gubernur Aceh.Kamis 12/10/17.

Peserta terdiri dari pendamping kontingen, guru PAI Banda Aceh dan Aceh Besar, Pengawas PAI yang berjumlah 400 orang. Peserta mengikuti serangkaian acara seminar yang berlangsung dari jam 8.00 wib sampai dengan jam 18.00 wib dengan penuh antusias dan semangat.

Seminar yang dibagi empat sesi materi yaitu: Pertama diisi oleh Ka Kanwil Kementrian Agama Aceh dengan judul manajemen mutu pendidikan agama islam menuju Aceh carong. Ka kanwil menjelaskan bahwa dalam mensukseskan program gubernur Aceh yaitu Aceh carong perlu kerjasama dari semua komponen termasuk guru dan pengawas PAI.

Sementara pemateri kedua Drs. Anas M Adam, M.Pd yang merupakan Direktur pembinaan guru pendidikan dasar Kemdikbud RI  mengambil tema orientasi dan resolusi pendidikan Aceh menuju daya saing menjelaskan bahwa guru harus mampu meningkatkan harkat dan martabatnya dengan terus meningkatkan kompetensi diri sendiri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Pemateri ketiga yang merupakan anggota komisi V DPRA DR. Marniati, M.Pd mengambil judul pembinaan kapasitas SDM PAI yang berkarakter dan carong menegaskan bahwa tekat dari setiap penganggaran dan program dari DPRA adalah untuk memajukan lembaga pendidikan dengan cara memperbaiki karakter peserta didik yang salah satunya melalui tangan guru dan pengawas PAI.

Terakhir di tutup dengan sesi yang disampaikan oleh sekretaris direktur jendral pendidikan Islam Prof. Dr. Isom yusqi, MA dengan judul materi penguatan kelembagaan PAI berbasis karakter yang menjanjikan bahwa di penganggaran 2018 akan mengadakan program magister bagi guru PAI seperti yang diprogramkan untuk disen yaitu program 5000 Doktor.

Isom juga mengatakan bahwa akan membersihkan birokrasi yang memberatkan bagi guru. Setiap sesi seminar didampingi moderator yaitu Dr. Murni, MPd, Fatimah Ibda, MSi, Yarmen Dinamika dan Dr. Sri Rahmi, MA. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!