Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Dalam silaturrahmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan dinas pendidikan Aceh , permintaan dan harapan yang diminta PGRI Aceh kepada dinas pendidikan.Selasa 23/01/18.
Bertempat di aula dinas tersebut , PGRI Aceh , menyampaikan beberapa hal terkait isu – isu di Medsos yang berkembang saat ini.
“Dalam silaturrahmi hari ini , kami PGRI ingin menyampaikan tiga hal kepada kepala dinas pendidikan Aceh “ujar Ketua PGRI Aceh Abd.Syukur yang membuka pembicaraan saat silaturahmi tersebut.
Abd.Syukur mengatakan yang pertama terkait tunjangan prestasi kerja (TC) bukan hanya guru tapi juga pengawas , selanjutnya untuk kenaikan pangkat guru , yang selama ini agak susah terutama nasib guru yang ada di Kabupaten / Kota . Selain itu juga terkait honor guru yang belum terbayarkan.
Ketua PGRI juga menyebutkan kondisi pendidikan di Aceh saat ini ” PGRI telah menemukan metode belajar bahasa Inggris cepat dan tepat dan orang tersebut merupakan asli daerah Aceh dan sudah punya hak cipta. Kata Abd.Syukur.
Sementara itu Kadis Pendidikan Aceh Laysani yang turut didampingi sekretaris nya Muslim menyebutkan terkait TC Guru dan pengawas , sampai saat ini belum ada anggaranya , tapi jangan patah semangat , mungkin ditahun selanjutnya ada kemudahan untuk itu.jelas Laysani.
Selain itu juga terkait kenaikan pangkat guru , juga masih belum memungkinkan terkait tersebut , karena memerlukan proses, dan ini perlu kita bicarakan kembali. Tutup nya. (Pri /van)
