Sosbud

Kodim 0102 Gelar Penyuluhan Bersama BP2KP Bagi Petani

Pidie-Aceh Monitor Com. Demi tujuan meningkatkan dan memaksimalkan hasil panen,  kencenderungan menggunakan bahan kimia sebagai pupuk tanaman sudah menjadi solusi alternatif yang terapkan oleh para petani saat ini.            

Sehingga penggunaan pupuk berbahan kimia yang sangat tinggi ini, menjadi harapan bagi para petani dalam meningkatkan hasil panennya, namun yang sebenarnya tidak demikian kenyataan yang didapatkan.

Malah hasil yang didapat malah kebalikannya,”Bukannya meningkat, malah mengalami penurunan, dikarenakan, para petani dalam penggunaan bahan kimia sebagai pupuk terlalu berlebihan”.  

Hal itu  terungkap, pada saat Komando distrik militer (Kodim) 0102 Pidie, melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada para petani yang berasal dari desa (gampong) Mesjid Ande. Kegiatan ini, bekerjasama denganBadan Pelaksana Penyuluhan  dan Ketahanan Pangan(BP2KP)Kabupaten Pidie., yang berlangsung, di Balai Pertanian KecamatanMila Pidie, Kamis (13/10-2016), dan juga sebagai rangkaian kegiatan non fisikTentara Manunggal Masuk Desa (TMMD)ke–97 Tahun 2016.

Kepala bidang BP2KP Jailani. Sp mengatakan, banyak dari petani yang tidak menyadari atau memahami bahwa, tumbuhan atau tanaman itu sebenarnya memerlukan bahan organik sebagai pupuk penyubur tanaman, ini malah kebalikannya, dimana petani memilih pupuk berbahan kimia untuk meningkatkan  hasil panen.

Sebenarnya, jelas Jailani, langkah terbaik yang harus disikapi para petani untuk mendapatkan hasil terbaik saat ini adalah, dengan merubah pola penggunaan pupuk kimia ke pupuk organik sebagai alternatif peningkatan hasil panen yang maksimal,”pintanya.

Disela-sela kegiatan tersebut, Kasdim 0102/Pidie, Mayor Arm Muda Setyawan menyampaikan, dengan dilaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian ini, harapan kita, para petani dapat merubah pemahaman dan perilaku bagaimana cara  menggunakan pupuk tanaman yang benar, dengan tidak lagi menggunakan pupuk berbahan kimia untuk meningkatkan hasil pertaniannya.

“Sehingga kedepan, masyarakat tani, dapat meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan semakin terjamin”.

Apalagi saat ini, lanjut Muda Setyawan, pemerintah mengharapkan adanya peningkatan produksi pangan khususnya disektor pertanian, sehingga dapat merangsang pertumbuhan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan keluarga petani dan rakyat desa, demi mengusahakan pertanian yang berkelanjutan.

 Jadi sekali lagi saya pintakan, para peserta yang mengikut penyuluhan yang kita laksanakan ini, dapat menyimak dan menyerap apa yang telah disampaikan oleh pemateri dari BP2KP, bisa diaplikasikan dilapangan, sehingga kedepannya, hasil panen yang didapat oleh petani bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,”pinta Kasdim, mewakili Dansatgas TMMD. (Fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!