Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Sekjen Gerindra Pusat Ahmad Muzani menilai masyarakat di Indonesia khususnya di Aceh sudah terbiasa dengan yang namanya Demokrasi baik itu pemilihan Presiden,Legislatif maupun kepala daerah.
Walaupun pilihan kita berbeda di masyarakat sudah pinter mana yang bersifat pribadi dan mana bersifat bersama –sama dan kami dari Gerindra sama sekali tidak meragukan hal – hal yang akan membuat Pilkada di Aceh ricuh.
Hal ini di katakan Sekjen Gerindra di sela –sela Ngopi Bareng bersama Calon Walikota Banda Aceh Aminullah Usman – Zainal Arifin di Zakir Café Lamprit Banda Aceh Senin 07/11/16.
‘’Aceh adalah Provinsi tingkat pendidikanya dan kesadaranya yang tinggi serta sangat memahami tentang perbedaan pilihan sehingga apa yang di kuatirkan terjadi hal – hil –hul (Keributan.Red ) saya tidak yakin akan itu ‘’kata Ahmad Muzani kepada Aceh Monitor Com.
Menurut Ahmad Muzani ini hanya sekedar isu yang sengaja di besar –besarkan untuk menstigma kalau Aceh masyarakatnya belum Dewasa , padahal masyarakat Aceh sudah sangat dewasa untuk itu.
Ahmad Muzani juga menjelaskan apabila ada kader yang tidak menurut apa yang telah di putuskan ketua umum dan membelot dari yang sudah di putuskan akan ada sanksinya.
‘’Silakan mengundurkan diri dari Partai atau pengurus akan mengambil keputusan tegas kalau ada kader partai yang membelot dari keputusan Partai ‘’ujar Ahmad Muzani.
Dalam Silahturahmi dan ngopi bareng dengan calon Walikota /Wakil Walikota Banda Aceh Aminullah Usman – Zainal Arifin turut hadir Ketua Gerindra Aceh TA.Khalid,Ketua Gerindra Kota Banda Aceh Chairuman,anggota DPRK Banda Aceh Mahyiddin dan pengurus partai Gerindra Lainya. (Van)
