Banda Aceh – Aceh Monitor. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Ir.T. Diauddin kamis (15/12) pagi, mendampingi tim BPKP Pusat dalam rangka meninjau langsung kelanjutan pembangunan Cold Storage (Pendingin ikan) yang berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.
Pembangunan Cold Storage berkapasitas 200 Ton ini, menghabiskan anggaran Rp10 Miliar yang bersumber dari APBN 2015-2016. Insya Allah pada pertengahan tahun 2017 nanti, Cold storage sudah dapat dipergunakan untuk menampung ikan hasil tangkapan para nelayan.
Hal tersebut disampaikan, Ir.T.Diauddin disela-sela peninjauan pembangunan Cold Storage kepada Media ini. Selain itu, lanjutnya, pembangunan Cold Storage ini juga adalah, salah satu upaya Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh untuk dapat memberikan fasilitas penyimpanan ikan hasil tangkapan bagi para nelayan.
Jika nantinya para nelayan menyimpan ikan hasil tangkapannya, maka kualitas dari ikan tersebut akan tetap terjaga dan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan cara menyimpan di dalam “Tong atau Fiber”.
Lanjut Diauddin, untuk mengelola Cold Storage ini, kita akan bekerjasama dengan para pengusaha disektor perikanan sehingga pengelolaannya akan menjadi lebih optimal.
“Dengan adanya Cold Storage ini, maka ikan hasil tangkapan para nelayan kualitasnya akan terus dapat terjaga, dimana waktu penyimpanan ikan tersebut akan bertahan selama satu hingga dua bulan lamanya, maka secara tidak langsung, akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian para nelayan itu sendiri,”pungkas Ir. T.Diauddin. (Fad)
