SOSIAL BUDAYA AGAMA

Ahli Waris Jamaah Haji Wafat Di Pesawat ,Terima Santunan Exra Cover

Banda Aceh—Ahli waris jamaah haji Aceh yang wafat di pesawat ketika pemberangkatan jamaah haji tahun 1428 H/2017 M terima santunan Extra Cover sebesar Rp. 125.000.000 dari pihak Penerbangan Garuda Indonesia dan Asuransi Askrindo di aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Jl Abu Lam U No 9, Banda Aceh, Kamis (21/12).

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh yang diterima oleh ahli waris, Rosmawar.

Turut mendampingi penyerahan tersebut, Perwakilan Dirjen PHU, Hj. Edayanti, SIP, M, IKom, GM Garuda Aceh, Sugiono, Pihak Asuransi Askrindo, Harimurti Pandanarum dan Kabid PHU, H Abrar Zym, SAg.

Dalam sambutannya Kakanwil mengatakan proses penyelesaian administrasi bagi jamaah wafat di pesawat merupakan tanggung jawab bersama.

“Hari ini kita bersama-sama menyelesaikan tugas dan tangung jawab dari garuda dan askrindo, kita doakan almarhumah mendapat pahala haji, karena sudah melangkah dan dalam perjalanan,” ujar Daud Pakeh

Kita doakan keluarga yang ditinggalkan bisa bertemu kembali dengan almarhummah, tambahnya.

Kepada ahli waris, ia berharap santunan yang disalurkan dapat dipergunakan untuk kebaikan almarhumah, “Semuanya bukan kebetulan, semua atas kehendak yang maha kuasa, maka lakukan sesuatu yang mengalir pahala kepda almarhummah, seperti bersedekah, wakaf, infaq,” ungkapnya.

Kakanwil juga berterimakasih kepada GM Garuda Indonesia dan Askrindo yang telah meyelesaikan tugas dalam waktu yang cepat.

Sementara GM Garuda, Sugiono mengatakan Garuda Indonesia bekerja sama dengan Askrindo berusaha memberi layanan terbaik kepada jamaah.

“Semoga yang disalurkan dapat bermanfaat dan berguna bagi ahli waris. Garuda memberikan tambahan layanan yang diperuntukkan bagi jamaah meninggal dalam kondisi alamiah,” ucapnya.

Ia juga berharap semoga ke depan bisa meningkatkan servis yang aman dan nyaman.

Senada dengan hal itu, Perwakilan Dirjen PHU Kemenag, Hj. Edayanti, SIP, M, IKom mengatakan salah satu tanggung jawab pihak Garuda, termasuk Saudi Arabian Airline adalah memberikan pelayanan di luar penerbangan.

“Dalam aturan penerbangan lain tidak ada pelayanan diluar aturan penerbangan dunia,  hanya Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airline yang melakukan hal tersebut,” ungkap Edayanti.

Seperti diketahui, almarhumah Muslimah binti Haji Ismail Yusuf (58 tahun), yang bermanifes 207, meninggal dinihari Jumat (25/8) sekitar pukul 22.00 WAS, atau Sabtu (26/8) sekitar pukul 01.00 WIB, satu jam jelang mendarat di Jeddah dan kemudian dimakamkan di Bani Malik, Jeddah.

Almarhumah yang mengantongi paspor B6536761 dan tergabung dalam kloter 10 BTJ beralamat di Gampong Lueng Guci Rumpong, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag TU, Drs H Asy’ari, Para Kabid, dan pejabat eselon IV di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh.(rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!