KABAR DARI ACEH

DJPb Aceh Paparkan Kinerjanya, Untuk APBN Semester I Tahun 2018

Banda Aceh – Aceh Monitor Com.Kakanwil DJPb Provinsi Aceh Zaid Burhan Ibrahim , Selasa 17/07/18. Bertempat di Cafe Zakir Kampung Ateuk di Banda Aceh menjelaskan kinerja APBN Semester I Tahun 2018 Lingkup Aceh .

“Ini dilakukan DJPb dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap  pengelolaan APBN 2018 dan mendorong pelaksanaan APBN yang lebih transparan dan akuntabel, ” sebut Kakanwil. Dalam media meeting pada sejumlah wartawan.

Terkait Dana Desa sebesar  2.796,4 4.457,5 2.672,9 60,0 -4,4 . Penyerapan belanja negara sampai dengan triwulan II 2018 di Aceh sebesar 43,4%, sedangkan untuk realisasi pendapatan negara sebesar 30,3%. Dari sisi pertumbuhan realisasi APBN sampai dengan triwulan II 2018 di Aceh menunjukkan adanya kontraksi dari sisi belanja negara namun tidak terlalu lebar dibandingkan periode yang sama di tahun anggaran yang lalu yaitu sebesar -0,7%. Kata Kakanwil.

Ia menambahkan , dari sisi pendapatan negara menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 5,1%. Untuk penyerapan anggaran belanja modal dan belanja transfer ke daerah masih belum optimal sampai dengan triwulan II 2018 dan menjadi kontributor kontraksi pada belanja negara di Aceh.

“Walaupun secara agregat realisasi belanja negara mengalami kontraksi, namun belanja Pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh instansi vertikal Kementerian/Lembaga (K/L) di daerah telah terealisasi sebesar Rp 5.083,8 triliun atau lebih tinggi 13,2% dibandingan periode yang sama tahun anggaran yang lalu” jelas Zaid Burhan.

Jika dibandingkan dengan tingkat serapan anggaran dengan TAYL, belanja Pemerintah Pusat dalam bentuk jenis Belanja Pegawai, Barang, dan Bansos dapat diserap lebih cepat karena momentum hari raya dan penyaluran bidik misi di bulan Juni 2018.

Sementara itu transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang telah terealisasi sampai dengan triwulan II sebesar Rp16,090 triliun (46,1%) atau lebih rendah 4,4% dibandingkan realisasi triwulan II 2018. Secara rinci, Transfer ke Daerah telah terealisasi sebesar Rp13,417 triliun atau sebesar 44,1% dalam bentuk Dana Perimbangan dan Dana Insentif Daerah.

“Sedangkan Dana Desa telah tersalurkan ke seluruh kab/Kota rata-rata sebesar 60% atau senilai Rp2,672 triliun.

Realisasi pendapatan negara dan hibah yang mampu dihimpun sampai dengan triwulan II 2018 sebesar Rp1,845 triliun lebih tinggi 5,1% dari realisasi penerimaan triwulan II 2017” ungkapnya.

Untuk penerimaan perpajakan, dan PNBP sampai dengan triwulan II 2018 sebesar Rp1,514 triliun (27,4%) dan

Rp327,3 miliar (62,4%). Kedua jenis penerimaan dalam negeri tersebut mampu tumbuh jika dibandingkan dengan TAYL berturut-turut sebesar 3,9% dan 14,2%.

Penerimaan hibah dalam rangka penyelenggaraan Pilkada di 3 kab/kota di Aceh dan persiapan Pileg/Pilpres 2019 sampai dengan akhir triwulan II 2018 telah dipertanggungjawabkan oleh penerima hibah sebesar Rp 3,7 miliar atau 10,6% dari nilai komitmen pemberian hibah sebesar Rp34,7 miliar.

“Realisasi Penyaluran Dana Desa secara keseluruhan Dana Desa di Aceh sebesar Rp 4,457 triliun dan tersebar di seluruh Kab/kota sampai dengan Tahap III sampai dengan 16 Juli 2018 telah tersalurkan tepat waktu mencapai 60% atau senilai Rp 2,672 triliun.

Namun demikian, dalam penyaluran Tahap I masih ditemukan kendala terlambatnya penetapan APBDES yang dipersyaratkan oleh Pemda sebagai dasar penyaluran ke Desa. Sedangkan kendala yang dihadapi dalam penyaluran Tahap II adalah

terlambatnya Desa menyusun laporan realisasi kepada Pemda sehingga penyampaian laporan persyaratan penyaluran dana desa kepada KPPN menjadi terlambat.

Sedangkan realisasi Penyaluran DAK FISIK.Sampai dengan 16 Juli 2018, DAK Fisik pada Tahap I telah tersalurkan ke 18 Kab/Kota dan Pemerintah Provinsi sebesar 14,9% atau senilai Rp403,57 miliar dari seluruh alokasi sebesar Rp 2,7 triliun. Terdapat 3 Kab/Kota masih dalam proses pemenuhan kelengkapan dokumen lelang/kontrak sebagai salah satu syarat penyaluran DAK Fisik. Dana tersebut akan disalurkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke Rekening Bendahara Umum Daerah (BUD) apabila pada minggu ini dokumen tersebut dilengkapi oleh Pemkab tersebut.

Kendala penyaluran DAK Fisik pada beberapa Kab/Kota disebabkan antara lain proses lelang yang belum selesai, adanya pergantian pejabat berwenang atapun Kepala Daerah sehingga proses penetapan dokumen penyaluran DAK Fisik terkendala, dan belum dipenuhinya syarat – syarat pencairan oleh Pemkab/Pemko penerima DAK Fisik .

“Input data/dokumen DAK Fisik Tahap I paling lambat tanggal 21 Juli 2018 ” ujar Zaid Burhan.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Aceh berpesan agar para pengelola keuangan senantiasa dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelaksanaan anggaran agar lebih efektif dan efisien.

Peran pimpinan strategis di daerah dalam melakukan monitoring dan evaluasi anggaran yang dikelolanya sangat penting untuk mewujudkan kesadaran serta mengoptimalkan pelaksanaan APBN yang akuntabel dan transparan serta tepat sasaran sehingga alokasi anggaran yang ada di Aceh dapat memberikan stimulus terhadap ekonomi regional.tutupnya.

TABEL REALISASI SEMENTARA APBN S.D. TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2018 (Cut off date 30 Juni 2018 – dalam miliar rupiah) URAIAN APBN TW II 2017 APBN 2018 REALISASI APBN TW II 2018 % ∆ %

A. Pendapatan dan Hibah 1.755,2 6.080,4 1.845,2 30,3 5,1

I. Penerimaan Dalam Negeri 1.755,2 6.080,4 1.845,2 30,3 5,1

1. Penerimaan Perpajakan 1.457,6 5.521,0 1.514,1 27,4 3,9

2. Penerimaan Negara Bukan Pajak 286,6 524,7 327,3 62,4 14,2

a. PNBP 249,3 385,5 288,2 74,8 15,6

b. Pendapatan BLU 37,3 139,2 39,2 28,1 5,1

3. Penerimaan Hibah 11,0 34,7 3,7 10,6 0,0

B. Belanja Negara 21.316,8 48.780,5 21.174,4 43,4 -0,7

I. Belanja Pemerintah Pusat 4.489,1 13.894,5 5.083,8 36,6 13,2

1. Belanja Pegawai 2.508,9 5.952,1 2.700,6 45,4 7,6

2. Belanja Barang 1.178,5 4.842,6 1.605,4 33,2 36,2

3. Belanja Modal 783,9 3.073,8 769,6 25,0 -1,8

4. Bantuan Sosial 17,8 26,0 8,1 31,1 -54,6

II. Transfer Ke Daerah dan Dana Desa 16.827,7 34.886,0 16.090,6 46,1 -4,4

1. Transfer ke Daerah 14.031,3 30.428,5 13.417,7 44,1 -4,4

a. Dana Perimbangan 13.645,6 30.007,0 13.207,0 44,0 -3,2

i. Dana Transfer Umum 9.314,9 16.057,5 9.086,4 56,6 -2,5

– Dana Alokasi Umum 8.573,6 14.728,9 8.579,8 58,3 0,1

– Dana Bagi Hasil 741,3 1.328,6 506,6 38,1 -31,7

ii. Dana Transfer Khusus 4.330,7 13.949,5 4.120,6 29,5 -4,9

– DAK Fisik 706,1 2.700,8 201,2 7,5 0,0

– DAK Non Fisik 1.217,8 3.218,9 1.510,5 46,9 24,0

– Dana Otsus 2.406,8 8.029,8 2.408,9 30,0 0,1

b. Dana Insentif Daerah 385,7 421,5 210,8 50,0 -45,4 .

Penyaluran DAK Fisik :NO Kab./Kota PAGU REALISASI %

1 Prov Aceh 313.719.075.000 76.217.107.250 24,3

2 Kab. Aceh Barat 105.640.474.000 9.809.691.000 9,3

3 Kab. Aceh Barat Daya 138.027.593.000 *dalam proses –

4 Kab. Aceh Besar 91.670.124.000 10.295.023.750 11,2

5 Kab. Aceh Jaya 110.785.428.000 13.402.857.000 12,1

6 Kab. Aceh Selatan 195.349.070.000 48.837.267.500 25,0

7 Kab. Aceh Singkil 93.195.662.000 8.547.414.500 9,2

8 Kab. Aceh Tamiang 82.262.051.000 13.757.753.250 16,7

9 Kab. Aceh Tengah 125.476.768

NO Kab./Kota PAGU REALISASI %

10 Kab. Aceh Tenggara 114.147.389.000 1.049.558.000 0,9

11 Kab. Aceh Timur 64.381.498.000 7.474.956.250 11,6

12 Kab. Aceh Utara 155.386.586.000 38.846.646.500 25,0

13 Kab. Bener Meriah 66.451.083.000 6.652.756.750 10,0

14 Kab. Bireuen 118.023.251.000 26.336.173.750 22,3

15 Kab. Gayo Lues 132.562.062.000 19.279.789.250 14,5

16 Kab. Nagan Raya 81.779.317.000 *dalam proses –

17 Kab. Pidie 154.264.667.000 39.012.317.000 25,3

18 Kab. Pidie Jaya 119.947.605.000 29.986.901.250 25,0

19 Kab. Simeulue 99.765.885.000 *dalam proses –

20 Kota Banda Aceh 46.065.232.000 12.459.832.000 27,0

21 Kota Langsa 83.888.824.000 3.284.617.500 3,9

22 Kota Lhokseumawe 49.386.909.000 12.785.154.250 25,9

23 Kota Sabang 109.722.721.000 19.311.157.500 17,6

24 Kota Subulussalam 48.905.010.000 4.955.271.250 10,1

TOTAL 2.700.804.284.000 403.570.398.000 14,9. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!