Laporan: Teuku Duta.
Bireuen – Aceh Monitor com. Forum Jurnalis Aceh (FJA) cabang Bireuen telah terbentuk dalam rapat kordinasi yang berlangsung di Star Black Caffe ,dan dihadiri oleh sejumlah wartawan aktif di wilayah Kabupaten Bireuen dengan menghasilkan keputusan menunjuk Maimun Mirdaz sabagai Katua Umum FJA ( Forum Jurnalis Aceh ) Kabupaten Bireuen.
” Sebagai pemegang Mandat dari DPP FJA Pusat saya mendapat tugas untuk membentuk struktur kepengurusan serta menyeleksi para organisasi FJA Bireuen, dan dalam musyawarah bersama tersebut rekan rekan juga mempercayai saya sebagai ketua umum FJA Bireuen ” kata Maimun Mirdaz kepada Aceh Monitor, Selasa 15/6/2021.pagi
Lanjut, Maimun menjelaskan agenda selanjutnya yaitu sebari menunggu turunnya SK dari DPP FJA pusat kita terus bergerak baik disegi kelengkapan administrasi maupun Persiapan tempat sekretariat FJA Bireuen yang beralamat di Jalan Medan Banda Aceh Cot Gapu Bireuen.
Begitu juga persiapan untuk pelantikan/ pengukuhan Kepengurusan para anggota yang terbentuk nantinya, merupakan wartawan yang punya tanggungwab terhadap organisasinya serta rasa memiliki dan berjiwa korsa.
“Wartawan yang bernaung di bawah FJA Bireuen tidak boleh menghujat sesamanya serta berupaya melakukan upaya pembunuhan karakter, memfitnah, serta adu domba wartawan yang satu dengan yang lainya begitu juga dengan pelaku media yang bernaung di berbagai organisasi kewartawanan, baik itu PWI, AJI, PPWI sera PWA. “Bek Na sagai, Meunyoe di keu be Bu, menyo dilikot Bee Ek,”.Cetus mantan wartawan serambi saat itu.
Sebelumnya,Maimun Mirdaz juga mengemukakan tujuan pembentukan FJA sebagai merupakan wadah silaturrahmi serta peningkatan sertifikasi serta kompetensi jurnalis seperti diisyarakat Dewan Pers.
Selain itu, melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalis dalam bentuk pelatihan, pendidikan dan seminar.
Hadirnya FJA yang dibesut H Muhammad Shaleh yang juga pimpinan tabloid Modus, tidak menafikan lembaga pers lainnya di Aceh. FJA sebagai tempat untuk bersaudara, bersilaturrahmi, meningkatkan kapasitas dan kualitas jurnalis di Aceh.
Ia Juga tak menafikan jika ada tantangan-tantangan yang muncul dan dihadapi para pekerja pers di Aceh, seperti terbatasnya akses untuk ikut serta dalam penguatan kompetensi jurnalistik, sertifikasi perusahaan pers, hingga keanggotaan dalam organisasi profesi.
“Mirisnya, kekerasan dan persoalan hukum, serta teror masih kerap dihadapi para jurnalis tanpa penyelesaian yang jelas” terangnya
Sementara Pembina FJA Bireuen berharap organisasi yang baru terbentuk itu, diharapkan FJA bireuen sebagai organisasi yang mempersatukan dan dapat memberikan warna tersendiri, yang menngedepankan culture budaya Aceh.
Dikatakannya , kawan –kawan yang bergabung di FJA Bireuen bukan pemain baru, pemain hebat dan juga pemain senior.”Sayalah yang baru yang baru masuk dalam komunitas ini, dalam memajukan oraganisasi ini, dan mudah-mudahan kita saling mensuport, saling mendukung untuk suksesnya, FJA ke depan yang lebih baik,” pungkas Saifullah, SE.
Berikut nama Anggota dan susunan struktur kepengurusan FJA Bireuen.
Pembina : Saifullah, ST
Ketua Umum : Maimun Mirdaz (Bongkarnews, Atjeh Daily.Com)
Ketua Harian : M Reza (Lintas Nasional)
Sekretaris :Akyar Rizki (Harian Rakyat Aceh)
Bendahara : Muhibuddin (Media NAD)
Ketua Bidang Organisasi, Pelatihan dan SDM
T Dicky Duta Putra, S.Sos (Aceh Monitor.com )
Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan Pembelaan Wartan : Dian Fikri (Modus Aceh)
Ketua Bidang Pengembangan dan Pengkajian :
Anas (Lintas Nasional)
Departemen Humas: Faisal Andi TA (Indo Populer)
Departemen Olah Raga, Pariwisatada Sosial Budaya
Hendra (Fakta dan Realita Com)
Neneng Suryani, SE (Citra Aceh)
Departemen Kerja Sama antar Lembaga:Raisul Baried (Puja TV) .
