Redaksi
Banda Aceh – Aceh Monitor com. Ketua fraksi Gerindra dan juga anggota DPRK kota Banda Aceh mengatakan dalam pergantian musim dari musim kemarau memasuki musim hujan yang diartikan dalam bahasa pesisir masyarakatnya bermukim daerah pinggir pantai kemudian mereka itu dengan pencariannya dan pendapatanya sebagai bagian dari petani laut.
Masyarakat yang bermukim daerah tersebut ketika memasuki pergantian musim sering menyebut dua musim yaitu musim barat dan musim timur ketika memasuki musim timur maka cuaca alamnya sangat bagus karena hembusan angin tidak terlalu kencang sehingga gelombang air tidak terlalu tinggi dengan demikian para penguna pengankutan jasa laut termasuk para nelayan merasa nyaman dan aman dalam mencapai kebutuhan sehari hari.

“Akan tetapi ketika musim berubah dari musim timur memasuki musim barat biasanya angin sangat kencang sehingga air laut terjadi perubahan gelombang yang tinggi dan juga biasanya pada musim barat bukan hanya saja berdampak bagian pesisir laut juga berpengaruh daerah – daerah pemukiman desa dan wilayah pemukiman kota kemudian bagi penduduk yang berdomisili diwilayah tersebut kemukinan imbasnya adalah tumbangnya pohon kayu runtuhnya cabang kayu bahkan sampai terbukanya atap rumah,” sebut Safni Selasa 31/05/22.

Ia menambahkan kemungkinan bisa terjadi dan itu semuanya adalah kehendak dari Allah SWT. Bahwa kita ini hidup mengunakan jasa bumi dan isinya kemudian ada yang hidup berpindah pindah tempat dan ada juga menetap, Safni SE ketua fraksi dari politikus partai Gerindra dan juga sebagai Anggota DPRK kota Banda Aceh menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat baik warga kota Banda Aceh ataupun warga diluar kota banda Aceh agar siapapun yang melakukan kegiatan sehari hari untuk siaga waspada dalam menghindari bencana angin kencang ini.
“Ketika kita dalam perjalanan baik pejalan kaki maupun lainnya apabila terjadi hujan bersama angin yang kencang jangan berteduh dibawah pepohonan yang ada dipinggir badan jalan karena diperhitungkan kemungkinan bisa terjadi runtuhnya dan tumbangnya pohon kayu.Kemudian ketua fraksi gerindra kota Banda Aceh Safni ,SE juga menghimbau dan mengingatkan terutama sekali kepada pelayanan masyarakat dibidang jasa bantuan pemerintah yaitu kepada personil kantor BPBD kota Banda Aceh agar siaga mengoptimalkan pelayanannya jika terjadi bencana diluar dugaan,”,ungkapnya.

Kemudian yang kedua Safni juga mengajak dan mengingatkan kepada DLHK3 kota Banda Aceh dalam hal siaga penuh jika terjadinya bencana angin kencang, mengingat kota Banda Aceh yang telah menjadi kota penghijauan yang sangat indah kita pandang tata ruangnya tetapi tidak tutup kemungkinan pohon yang telah didata rapi oleh pemerintah kota namun demikian tidak ada yang bisa menjamin bahwa pohon itu kekar dan tumbuh selamanya, dan ada yang tumbang karena sudah tua juga mati akarnya sudah membusuk terkadang juga pohonnya dihembus angin kencang sehingga terhimbas kepada masyarakat, maka dalam itu anggota dprk kota banda aceh safni, SE berharap sangat kepda dinas tersebut agar mengoptimalkan segala fasilitas yang ada dalam penangganan ini.

“Diingatkan kepada dinas dinas terkait lainnya. Kemudian Safni, SE ketua fraksi dari partai Gerindra untuk mengingat juga menghimbau kepada pemkot Banda Aceh supaya mempercepat penanganan dalam hal memberi bantuan kepada warga yang telah ada dampak kerugian akibat angin kencang beberapa hari yang lalu tutup ,” Safni.
