Laporan : Teuku Duta.
Bireuen – Aceh Monitor com. Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam mulai mempersiapkan para khafilahnya, untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Aceh. Salah satunya dengan menggelar Training Center (TC) . Training Center bertemakan meningkatkan kapasitas qori Dan Qoriah menuju Kafilah terbaik tersebut dibuka oleh Bupati Bireuen, Dr.H.Muzakkar A.Gani.SH.,M.Si yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen. Mulyadi, S.H bertempat di Mushala Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten setempat, Sabtu, (19/2/2022).

Dalam arahannya, Bupati melalui Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen. Mulyadi, S.H menyampaikan pelaksanaan TC Musabaqah Tilawatil Quran ini merupakan bagian dari tahapan untuk membina dan menggodok peserta yang lebih intensif guna meraih prestasi terbaik di event MTQ Provinsi Aceh yang akan dilaksanakan pada Bulan Juni Tahun 2022 mendatang. Dengan persiapan yang matang, berkesinambungan dan pemusatan latihan ini, diharapkan peserta atau kafilah Bireuen mampu meraih prestasi yang lebih baik.

“Kepada seluruh peserta TC yang akan mengikuti pelatihan, agar memanfaatkan kesempatan kegiatan pelatihan ini dengan baik dan serius,” ujarnya.

Dikatakannya pula, kegiatan TC ini bukan sekedar acara simbolis ataupun berkumpul menghabiskan waktu saja. Namun lebih kepada melatih diri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar.S.Ag.,MAP dalam laporannya menyebutkan tujuan pelaksanaan Training Centre (TC) tahun 2022 dalam rangka persiapan Kafilah MTQ Kabupaten Bireuen untuk mengikuti MTQ Provinsi Aceh di Kabupaten Bener Meriah pada Juni 2022.

“Dengan tujuan untuk mempersiapkan diri baik itu fisik mental dan ketrampilan dan mengasah pengetahuan setiap peserta TC sesuai bidang perlombaan MTQ,”.

Lanjut, Pemusatan latihan para khafilah akan memakan waktu selama empat bulan , mulai 19 Februari sampai 12 Juni 2022, dengan harapan kegiatan ini akan semakin memantapkan kemampuan Qori dan Qoriah sebelum bertanding. Pelatihan akan dilakukan secara profesional. Tentu dengan target prestasi.

Sistem pelaksanaan “Buka-Tutup”. Setiap hari “Sabtu dan Minggu” seluruh peserta masuk arena Diklat LPTQ Kabupaten Bireuen dan mendapat bimbingan langsung dari tutor yang telah disiapkan oleh panitia pelaksana.

Training Center peserta MTQ diikuti 49 peserta putra dan putri meliputi sembilan cabang perlombaan MTQ yang diikuti oleh Kafilah MTQ Kabupaten Bireuen, yaitu cabang Tartil 2 orang (putra/putri), Tilawah 6 orang (putra/putri), Qiraah Sab’ah 8 orang (putra/putri).

Kemudian, cabang Hihzil 7 orang (Pa/Pi), Tafsir 4 orang (Pa/Pi), Fahmil 6 orang (putra/putri), Syarhil 6 orang (putra/putri), Khattil 8 orang (putra/putra) dan KTIQ 2 orang (putra/putri).
