SOSIAL BUDAYA AGAMA

Menkes RI , Jelaskan Ini Di Konas Perinasia

Padang –  Aceh Monitor Com. Menkes RI, Prof Dr dr Nila Djuwita Moeloek SpM (K) , membuka Konas Perinasia ke 13 di Sumatera Barat.

Dalam sambutanya , Menkes mengharapkan Perinasia dapat bersinergi dengan pemerintah yaitu  , dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak

“Kita berharap 70 per 100 ribu persalinan dan 12 perseribu anak pada tahun 2030 dapat tercapai” jelas Nila Djuwita Moeloek.

Hal ini dikatakanya di sela – sela memberi mata kuliah utama pada Kongres Perinatologi Indonesia (PERINASIA) di Padang Sumbar Selasa malam , 16 Oktober 2018. Yang diiikuti 800 peserta dari kalangan dokter spesialis kandungan, anak,para bidan dan peserta lain yang seminat dari seluruh Indonesia.

Dalam siaran persnya ke redaksi Aceh Monitor Com. Prof Nila mengatakan ,  segala unsur pemerintah harus terlibat dalam upaya turunkan AKI dan AKB di Indonesia, Menkes melanjutkan data dari statistik jumlah ibu hamil yang memeriksa kehamilanya kefasilitas kesehatan meningkat (faskes) dan persalinan banyak di tolong tenaga kesehatan terlatih , tapi angkanya belum berubah banyak.

Menkes mengajak agar peduli terkait ini dan terus meningkat kan upaya preventiv dan promosi kesehatan ” Semoga deteksi adanya faktor risiko sebuah kehamilan / persalinan bisa diketahui awal ” sebutnya.

Terkait operasi sesar yang meningkat menurut menkes , kemungkinan salah satu alasannya adalah terlambat ibu hamil dirujuk sehingga,  tiba di rumah sakit dalam keadaan harus melahirkan karena kondisi bayi yang tidak aman, hal ini menyebabkan tingginya angka operasi sesar di Indonesia tegas Menkes.

Hal senada terkait operasi sesar ini , juga disampaikan oleh Dr dr Dwiana SpOG (K) dari FKUI yang menyatakan jumlah seksio sesar dalam setahun sekitar 500 ribu, dari 5 juta persalinan di Indonesia dalam setahun.

“Jadi masih tidak tinggi dari total persalinan , karena 4.5 juta ibu hamil lainnya bersalinan normal baik di RS , puskesmas dan bidan” ujarnya

Pada Konas Perinasia  ke 13 , kembali terpilih Dr dr Ali Sungkar SpOG (K) menjadi ketua periode 2018-2021. (Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!