SPORT

Miris, Prestasi Atlet Grastrack Korwil IMI Bireuen Di Pandang Sebelah Mata

Bireuen – Aceh Monitor Com. Bergulirnya event Kejuaraan Daerah Grastrack IMI Aceh 2018 menjadi atmosfer tersendiri bagi pelaku, pencinta serta maniak Otomotif di Provinsi Aceh.

Dimana event bergengsi kejuaraan Daerah yang dipromotori oleh IMI Aceh ini menjadi moment kompetisi bagi setiap wilayah tingkat Kabupaten/kota turut andil mempertahankan nama baik daerahnya melalui para croser ( Atlet ) yang bertarung mamacu adrenalin dan ketangkasannya bersaing untuk menjadi yang terdepan di 5 seri pada agenda kalender event kegiatan IMI Aceh tahun 2018.

Dalam ajang ini setiap serinya para croser (atlet) yang merupakan perwakilan dari setiap wilayah dalam daerah dan croser dari seluruh pelosok Provinsi Aceh berjibaku dengan mengumpulkan poin dari setiap hasil perlombaan dibeberapa class dalam regulasi mulai dari katagori senior, junior sampai Class Pemula.

“Alhamdulilah untuk saat ini beberapa Atlet diantaranya M.Khadafi 98 (19), Uday Billah 01 (15), Rajaka 26 (15), M.Farhan 544 (16) atlet Grastrack katagori Junior asal Bireuen masih bertahan di puncak, dengan perolehan poin tertinggi dari 23 Kabupaten/ Kota dalam Provinsi Aceh” Ungkap Zulfikar Sekretaris Kordinator Wilayah IMI Bireuen, pada Selasa 2/10/2018. Siang

Dikatakannya, dari sederetan nama atlit asal Bireuen itu dikenal ganas dan disegani diarena balapan karena tak jarang dari masing masing croser tak jarang mengukir prestasi dari setiap event yang diikuti.

Selanjutnya, Zulfikar menjelaskan adapun poin yang diperoleh merupakan keikutsertaan Korwil IMI Bireuen pada event kejuaraan daerah yang berlangsung ditiga wilayah diantaranya Kejurda Seri I Meulaboh, Kejurda Seri II Nagan Raya, Kejurda III Lhokseumawe dan sisa dua seri yang selanjutnya akan dilaksanakan Seri IV di Banda Aceh dan Seri V terakhir Aceh Selatan.

“Atlet Grasstrack di bawah binaan Korwil Bireuen belum pernah Absen, kita patut bangga akan hasil yang diperjuangkan oleh pahlawan otomotif Bireuen yang terus berjuang disirkuit” ungkapnya.

Meskipun puing prestasi yang diperoleh atlet Grastrack Asal Bireuen, patut diacungkan jempol karena telah terbukti membawa nama harum Kabupaten Bireuen di cabang olah raga balap motor ini, Namun cukup disayangkan dengan realita yang terjadi akan minimnya perhatian terhadap para atlit sebagai aset berharga yang dimiliki Kota juang itu seakan disiasiakan begitu saja.

“Masalah keterbasan anggaran mungkin sudah menjadi rahasia umum dan merupakan faktor kendala utama di setiap cabor, dalam hal ini Korwil IMI Bireuen telah berbuat meski tanpa ketersedian anggaran kami tetap membawa nama Kabupaten tercinta dengan walaupun mengalokasikan dana pribadi, akan tetapi apabila ada sedikit perhatian sekalipun itu hanya bentuk dukungan semangat moril dan finansial dari Pemerintah atau lembaga yang menaungi bidang Olahraga yaitu Koni, saya yakin ini akan menjadi support, kekuatan besar dalam semangat membesarkan nama Kabupaten Bireuen” tegas Zulfikar.

Kita harapkan ,ini tidak menjadi masalah serta berdampak akan menurunnya prestasi serta dari para atlit tersendiri, sehingga kedepannya berpotensi untuk berpaling memperkuat nama daerah lain.

“Fenomena ini sah saja terjadi, dimana dengan segudang prestasi para atlet Bireuen, menjadi dilirik daerah lain” tuturnya

Kendati demikian, pria yang sudah tak asing lagi di dunia balap Motor Aceh ini tekad bulatnya akan terus bekerja dan berbuat serta berupaya bersinergi dan melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah/ Swasta dalam membangun dunia Otomotif khusunya di Kabupaten Bireuen terus hidup dan maju kedepannya.

“Mari kita bekerja sama dan sama sama bekerja demi memajukan Otomotif Bireuen” tutupnya. (duta).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!