Laporan : Teuku Duta.
Bireuen – Aceh Monitor com, Kemendikbud Bagian Riset dan Teknologi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Biasa (P4TK TK dan PLB) Bandung, menggelar kegiatan Lokakarya 3, pertemuan ilmiah itu ikuti para Calon Guru Penggerak, Pengawas Sekolah TK, SD, SMP dan SMA/SMK, dalam wilayah Kabupaten Bireuen berlangsung di Aula Wisma Bireuen Jaya, Sabtu 6/11/2021.
Dalam Sambutanya Kadisdikbud Bireuen, Muhammad Al Muttaqin SP,d MPd yang hadir sekaligus membuka acara tersebut mengatakan Pemkab Bireuen melalui Disdikbud sangat mendukung dan menyambut baik program lokakarya bagi Calon Guru Penggerak yang digelar saat ini.

Menurutnya, program ini juga merupakan langkah strategis dari pemerintahdengan mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik.
“Sebagai wujud komitmen pelaksanaan peningkatan kompetensi guru. Khusus di kabupaten Bireuen, jadi kesempatan ini jangan dilewatkan, kita berharap para Kepala Sekolah dibawah jajaran Disdikbud Bireuen agar dapat berpartisipasi pada kegiatan ini ” ujarnya
Sebelumnya, Kepala Bidang GTK Disdikbud Bireuen, Surya Harun S.Pd,M.Pd, menjelaskan lokakarya ini diselenggarakan dalam rangka memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar, baik di dalam maupun di luar sekolah serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik ketika berada di lingkungan sekolahnya masing-masing.
“Kegiatan Lokakarya 3, angkatan 3 Program Guru Penggerak (PGP) Tahun 2021 ini diikuti 151 orang peserta diantaranya dari unsur Pengawas Sekolah jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK sebanyak 19 orang, unsur Penggerak Praktik 11 orang peserta, Calon Guru Penggerak (CGP) 60 orang dan Kepala Sekolah 52 orang”
Lanjutnya, kegiatan ini difasilitasi dan sumber anggarannya dari P4TK TK-PLB Bandung.
Sementara itu, Kepala PPPPTK TK dan PLB Bandung.Drs Abu Khaer, M.Pd, mengatakan, dengan semangat kebersamaan Alhamdulillah ini berjalan dengan lancar dan lokakarya ini akan berlangsung sampai dengan lokakarya ke 7 yaitu panen karya.
“Representasi dari paket modul yang sudah di lakukan, nanti kita akan melihat di lokakarya 7 ada namanya panen karya, menjadi ending hasil belajar selama sembilan bulan waktu yang ditempuh oleh para calon guru penggerak yang ikut dalam lokakarya ini ” tuturnya
Menurutnya, Program guru penggerak dan sekolah penggerak mempunyai tujuan yang sama dimana sama sama bertujuan meningkatkan serta mewujudkan kualitas hasil belajar peserta didik.
“Kalau pada program guru penggerak yang dikuatkan adalah tenaga pendidiknya, sementara sekolah penggerak utamanya adalah para kepala sekolah” sebutnya.
Pihaknya juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai unsur terutama media dalam mempublikasikan setiap hasil dari lokakarya ini..
