KABAR DARI ACEH

Produser Film : Aceh Bukan Kaleng – Kaleng

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC). Sutradara Film pendek Surat Kaleng 1949 Fauzan Santa mengharapkan pemerintah Aceh mau mensuport garapanya untuk bisa dijadikan film dengan durasi panjang.

“Durasinya hanya 17 menit , padahal kalau film ini di panjangkan akan menarik ceritanya , karena ada cuplikan kedatangan Soekarno ke Aceh , membeli pesawat yang dikumpulkan dari masyarakat Aceh kala itu dan lain sebagainya ” jelas Sutradara asal Aceh ini. Kepada Aceh Monitor Com di sela – sela pemutaran film tersebut di gedung BPNB , Selasa malam 19/02/19.

Ia menambahkan , film sejarah Aceh ini akan menjadi buming seandainya dibuat panjang  ” Tapi masalah dana yang menjadi kendala untuk membuat film panjangnya ” kata Fauzan Santa.

Selain itu , Fauzan Santa berharap adanya bioskop di Banda Aceh , kalau tidak ada bioskop nontonya harus ke Medan atau Jakarta.

“Kalau kebentur dengan syariat islam , semua kan bisa dibicarakan lagi untuk mencari jalan tengahnya , bahkan Arab Saudi yang melarang bioskop sekarang sudah dibuka kembali dan walikota pernah studi banding ke sana ” kata Fauzan.

“Bioskop islami itu bisa kita terapkan , dengan adanya WH di dalam , perempuan dan laki laki bisa duduk terpisah dan filmnya kita pilih sesuai syariat islam ” tambah Fauzan.

Sementara itu , Priduser Film pendek Surat Kaleng 1949 Faisal Ilyas  mengatakan , dirinya ingin mengarahkan film ini untuk diperpanjang durasinya paling tidak 70 menit yang bisa tayang di layar lebar atau bioskop.

“Dan di Film ini kita ingin menyampaikan kalau Aceh itu bukan kaleng – kaleng dan ini sebagai bentuk pengkaryaan anak Aceh ke nasional “jelasnya.

Faisal Ilyas menyebutkan untuk bikin film panjang tidak harus ke Jakarta , di Aceh juga bisa , bahkan lebih murah “Paling cuma antara 4 – 5 milyar untuk produksi film  surat kaleng 1949 dan pemerintah Aceh dengan dana otsusnya dan migasnya ini sebenarnya harus di dorong ke arah itu ”  katanya.

“Saya punya rencana akan memutar film ini dirapat paripurna dewan di DPRA agar mereka mengerti “ujar Faisal Ilyas.

Film surat kaleng 1949 menceritakan kisah Teungku Muhammad Daud Beureueh yang diperankan aktor nasional asal Aceh Teuku Rifnu Wikana. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!