Banda Aceh – Aceh Monitor. Ratusan personel TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja beserta unsur pemerintahan daerah, mengikuti apel gelar pasukan kesiap siagaan dalam rangka antisipasi unjuk rasa duaDesember 2016, yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa (29/11/16) pagi.
Apel gelar pasukan ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak, dengan melibatkan tiga Kompi pasukan TNI AD, satu Kompi campuran terdiri dari TNI AL dan AU, satu Kompi Brimob, satu Kompi Sabhara dan unsur pemerintah daerah.
Dalam kegiatan Apel ini, turut juga dihadiri Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman plt. Gubernur Aceh, Kajati Aceh, Ketua Pengadilan Prov Aceh, Ketua DPRA, Ketua MPU Prov Aceh, Kasdam IM, Waka Polda Aceh, Kabinda Aceh, Kakanhan Aceh, Plt. Walikota Banda Aceh, para pajabat utama Kodam IM, para pajabat utama Polda Aceh, Kepala MUI.
Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio Septianda Djambak mengatakan, gelar pasukan ini dilaksanakan dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana Polri dan TNI beserta unsur tekait sebelum diterjunkan kelapangan.
“Sehingga, saat aksi demonstrasi yang digelar terkait dengan tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), keamanan dan ketertibannya bisa terjaga,” ucap Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan, bahwa bangsa Indonesia menganut sistem demokrasi yang berlandaskan Pancasila, yaitu sistem demokrasi yang mengutamakan keinginan, aspirasi dan hati nurani rakyat.
“Penyampaian pendapat di muka umum merupakan, salah satu hak asasi warga negara yang dijamin dengan undang-undang, hal ini merupakan salah satu ciri dari negara demokrasi. Namun hal ini, tidak mutlak sebagai negara hukum tentu saja semua hal ada aturan hukumnya,” tegas Kapolda Aceh. (Fad).
