Laporan : Teuku Duta.
Bireuen – Aceh Monitor.com. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan wilaytul Hisbah terus gencar mengintensifkan razia di seputaran Pusat Kota Juang, patroli rutin para petugas penegak perda Kabupaten Bireuen itu menertibkan pengemis (gepeng) yang kerap beroperasi dikawasan simpang empat Bireuen, pada Rabu 1/12/2021.
Kasat Pol PP dan WH Bireuen Chairullah Abed SE melalui Kabid Trantib Fakhruddin SE mengatakan, Razia terhadap anjal ( anak jalan) dan gepeng dilakukan secara rutin, dengan cara bepatroli dibeberapa titik . Bagi yang ketahuan meminta-minta di perempatan jalan maka langsung ditertibkan untuk didata dan dilakukan pembinaan.
“Satpol PP terus gencar berpatroli dan tidak bosan–bosan untuk menertibkan anjal dan gepeng yang kerap beroprasi di perempatan ”katanya di dampingi Kasi Ops dan pengendalian pol PP Helmi S,Sos.

Dijelaskan, ada sekitar 10 gepeng yang terjaring razia petugas. Mereka, terjaring razia di sejumlah titik. Seperti, lampu merah disamping pusat perbelanjaan Suzuya Mall.
Mereka yang terjaring razia, akan kami data dan dilakukan pembinaan ke Dinas Sosial Kabupaten Bireuen,” Jelasnya.
Sebelumnya pada Senin 29/11/2021 kemarin dalam razia petugas penegak perda Kabupaten Bireuen juga menjaring Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di tempat keramaian pada jam kerja.Mereka tidak bisa berkutik saat dipergoki sedang berada di sejumlah warkop dan tempat keramaian lainnya di kawasan Kota.
Dalam razia kedisiplinan tersebut berhasil menjaring puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), diantaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selebihnya merupakan tenaga honorer, guru.
Lanjut, Fakhruddin SE, Razia kedisiplinan ASN tersebut mendasari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).Selain itu, pihaknya juga mendasari ketentuan Peraturan Daerah/Qanun yang berlaku.
Fakhruddin SE menambahkan razia dibagi menjadi dua tim. Tim I menyasar wilayah Barat Kota meliputi Jalan T Hamzah Bendahara ,depan RSUD dr.Fauziah dan sekitarnya.
“Sedangkan tim II menyasar wilayah Timur, jalan Mawar dan samping Gereja mereka yang terjaring hanya kami data dan kita bina ditempat” tutupnya.
.
