KABAR DARI ACEH

SiGAP Minta Polda Sikat Habis Praktek Tambang Ilegal di Beutong Nagan Raya

 

Nagan Raya – Aceh Monitor Com. Dewan Pengurus Daerah Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPD SiGAP) Kabupaten Nagan Raya,melalui Syahrul selaku Ketua DPD nya ikut mendukung penuh dan apresiasi langkah kerja kapolda baru melalui reskrimsus Polda Aceh dan jajarannya yang mulai berhasil menertibkan aktivitas penambangan emas ilegal di dua lokasi di kabupaten Aceh Barat serta berhasil menyita tujuh unit ekskavator yang sedang digunakan para penambang untuk mengeruk areal tambang.

Oleh sebab itu, Lsm SiGAP cukup opimis dan percaya pada kinerja polda Aceh utk juga ikut sikat habis praktek tambang ilegal di kawasan beutong ateuh, Kab. Nagan Raya yang telah beroperasi berpuluh tahun lamanya. Jumat 13/03/20

Seperti kita ketahui bersama bahwa aktivitas petambangan emas ilegal di kawasan beutong ateuh – Nagan Raya hingga kini masih terus terjadi, kita kwatirkan apabila hal ini dibiarkan atau tidak segera ditertibkan akan berdampak buruk terhadap lingkungan serta mengancam kerusakan kawasan hutan lindung di areal tambang dan merugikan lingkungan masyarakat sekitarnya.

Ditambahkan Syahrul, aktivitas penambangan emas ilegal memang membawa dampak positif bagi para penambang, sebab dapat meningkatkan pendapatan dan menjadi lapangan kerja bagi mereka. Namun di sisi lain, ada keresahan akibat kegiatan tambang ilegal itu seperti kerusakan lingkungan, rusaknya daerah aliran sungai, membahayakan keselamatan karena tidak memenuhi kaidah keselamatan, potensi Negara kehilangan pendapatan dan masih banyak lagi dampak negatif dari aktivitas penambangan emas ilegal ini.

“Atas banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari pertambangan ilegal. Oleh karenanya, DPD SiGAP Kab Nagan meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini jajaran polda Aceh untuk menindak dengan tegas para pelaku penambangan emas ilegal di Aceh dan meminta jajaran polda aceh untuk juga menertibkan aktivitas penambangan emas ilegal di beutong ateuh – Nagan Raya” sebutnya.

“DPD SiGAP Nagan Raya beserta segenap pengurusnya akan siap memback up dan bersinergi dengan aparat kepolisian dalam memberikan kepastian hukum menghentikan praktek pertambangan ilegal di Beutong yang kian meresahkan masyarakat,” tutup syahrul. (Ril)

1 Comment

1 Comment

  1. Zaini Agoi

    14 Maret 2020 at 01:08

    Menurut saya tidak dampak buruk bagi masyarat sekitar, akan tetapi yang lebih bahaya bukan tambang ilegal, tapi PT batu bara, yang sangat luas pecemaran lingkungan, apakah karena PT bisa legal, untuk masyarakat ilegal, walaupun masyarat secara ilegal mengeruk hasis bumi, tapi bisa untuk taraf hidup, tidak lahir dari kalangan masyarakat yang tidak di inginkan,apalagi itu hasil cuma sedikit yang di ambil, bukan tanah yang dikeruk di ambil, tidak seperti batu bara,,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!