KABAR DARI ACEH

Sultanah Putroe Safiatuddin Cahaya Nur’alam Wafat , Aceh Berduka

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah wafat Tengku Putroe Syafiatuddin Cahaya Nur Alam binti Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Tuanku Mohammad Daud. Pada tanggal 6 Juni 2018, pukul 05:00 WITA di Mataram, Lombok.

Jenazah direncanakan akan dibawa ke Banda Aceh pada hari ini, tanggal 6 Juni dengan pesawat Garuda. Perkiraan tiba di Banda Aceh, pukul 19:30 WIB. Pesan singkat diatas diterima redaksi Aceh Monitor Com. Rabu 06/06/18.

Diperkirakan jenazah sampai di Banda Aceh pada pukul  20.30, Wib  dan dari Pemda Aceh rencananya jenazah Almarhummah di semayamkan di Pendopo dan akan di makamkan  pemakaman di kompleks Baperis.

Sultanah Putroe Safiatuddin Cahaya Nur’alam adalah putri sulung dari Tuwanku Ibrahim atau cucu dari Sultan Alaidin Muhammad Daud Syah. Ia merupakan keturunan ke 45 dari kerajaan sultan Aceh.

Sultanah Putroe Safiatuddin Cahaya Nur’alam sendiri menghabiskan masa tuanya di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama putri bungsunya, Pocut Meurah Neneng yang bekerja di sana. Mereka pindah ke Lombok sejak 2008.

Sultanah Putroe lahir di Beureuneun, Pidie. Namanya diberikan langsung oleh sang kakek, Sultan Alaidin Muhammad Daud Syah. Ia ditetapkan sebagai sultanah pada usia 42 hari, masih bayi. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!