Sosbud

T.Hendra Budiansyah Minta Dinas Kesehatan Pakai Obat Fogging Tidak Dicampur

Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, T. Hendra Budiansyah, sungguh menyayangkan obat fogging yang selama ini digunakan untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah (DBD) tidak sesuai anjuran.

“Selama ini obat fogging yang digunakan adalah solar. Bisa saja solar tersebut dicampur lagi dengan bensin. Obat ini kan cuma bersifat mengusir, bukan membunuh nyamuk,” jelas Hendranya di Kantor DPRK Banda Aceh, Kamis (28/11/16).

Ia menjelaskan bahwa terkait masalah ini Hendra telah melaporkannya kepada Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk ditindaklanjuti. Dikhawatirkan, jika hal ini tidak segera ditangani, maka jumlah penderita DBD akan semakin meningkat.

“Kami telah menerima banyak pengaduan masyarakat mengenai DBD. Saat ini peningkatan pengidap demam berdarah meningkat mulai 20 hingga 30 persen,” terangnya.

Beberapa pasien yang menderita DBD berasal dari Gampong Keuramat, Peuniti, Lampulo dan lainnya. Di Gampong Keuramat sendiri sudah ada delapan penderita DBD yang dirawat di rumah sakit.

Menurutnya, tingginya curah hujan di Banda Aceh merupakan penyebab utama meningkatnya penderita DBD. Alasannya, banyaknya air hujan yang tergenang di sejumlah lokasi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.

Ia menghimbau kepada warga Banda Aceh untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan mereka dan mencegah adanya genangan air. Pasalnya, nyamuk penyebar DBD menyukai tempat yang lembab dan kotor.

“Sampah-sampah yang basah dipisahkan dengan sampah kering. Sedangkan wadah-wadah yang membuat air hujan tergenang wajib dipindahkan,” pungkasnya (Van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!