KABAR DARI ACEH

Telan Pil Anti Kaki Gajah 30 Pelajar MIS Mual – Mual , Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

Bireuen – Aceh Monitor Com (AMC). Sedkitnya 30 pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan mengalami mual mual setelah menelan obat pil anti kaki gajah, Selasa (30/10) pagi.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi adapun kejadian berawal setelah para murid menelan obat yang diberikan oleh guru pada pukul 10.30 wib, berselang beberapa menit kemudian, mereka langsung mual dan muntah-muntah, dalam situasi panik,langsung sejumlah siswa langsung dilarikan dengan mobil ambulance ke Puskesmas terdekat.

Pantauan Aceh Monitor Com diruangan IGD puskesmas para korban imunisasi itu, masih terbaring lemas di ruang IGD Puskesmas Peusangan Selatan.

Menangapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Amir Addani M.Kes ketika dikonfirmasi via seluler membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pemberian pil kaki gajah ini, sudah berlangsung lima tahun terakhir di Kabupaten Bireuen.

“Dibireuen ada 43 kasus penyakit kaki gajah ini dan paling tinggi di Kecamatan Peusangan Selatan merupakan salah satu daerah yang paling banyak penderita kaki gajah, sehingga kawasan ini perlu diprioritaskan untuk dilakukan pencegahan sejak dini, supaya tidak lagi terjadi penyebaran,” sebutnya.

Menurutnya, kejadian yang dialami oleh pelajar MIS Tanjong Beuridi, merupakan efek samping obat filariasis (kaki gajah) saat dikonsumsi, dan untuk mengkonsumsi pil ini juga ada aturannya, tidak dianjurkan untuk pasien penderita penyakit kronis,ibu hamil, jantung, gagal ginjal dll karena memang obat ini mempunyai efek samping misalnya mual, dan lemas dan faktor lainnya seperti akibat gangguan pencernaan dan faktor belum sarapan sebelum diberikan pil itu.

“Untuk kejadian yang dialami para siswa sudah kita antisipasi dan para kondisi para siswa juga sudah membaik dan dibolehkan pulang kerumahnya masing masing , kita harap kan juga kepada masyarakat agar memperhatikan anjuran sebelum mengkonsumsi ” tutupnya (Duta)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!