KABAR DARI ACEH

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen Gelar FGD Seperti Ini Tujuanya

Laporan : Teuku Duta.

 

 

 

 

 

 

Bireuen – Aceh Monitor com. Pemeritah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan Forum Grup Diskusi ( FGD) Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah ( PPKD ) kabupaten Bireuen bertemakan” berkepribadian Dalam Kebudayaan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan untuk mensejahterakan masyarakat ” acara tersebut dihadiri Bupati Bireuen di wakili Staf Ahli Bupati Bireuen Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dr Mukhtar MARS, Ketua DKA Bireuen H.Mukhlis A,Md, SH , Wakil Ketua DPRK Bireuen Suhaimi Hamid, Kadisdikbud Bireuen yang diwakili Kabid Kebudayaan dispendikbud Bireuen Reza Fitria S.Si .M,SC, Ketua MAA Bireuen, Kadis Syariat dan sejumlah lembaga terkait.

Dipandu moderator Novianti MR Forum diskusi yang membahas beberapa objek pemajuan kebudayaan Lokal diantaranya tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus serta Cagar budaya, bersama tokoh Budayawan Ir Razuardi , Peneliti sejarah Habib Bugak Dr Hilmy Bakar Almascaty, dan sejumlah seniman Kabupaten Bireuen lainnya, Acara diskusi tersebut berlangsung di Aula SLTP Negeri 2 Bireuen.Rabu 1/12/2021.

Kadisdik Bireuen Muhammad Al-Muttaqin S,Pd M,Pd melalui Kabid Budaya Reza Fitria S.Si .M,SC, menyampaikan salah satu upaya pemajuan kebudayaan adalah penyusunan PPKD sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Untuk menjabarkan Khazanah Kebudayaan Nusantara dan Proses Penyusunan Draft PPKD, dalam FGD yang akan membahas 11 point yaitu Manuskrip, Tradisi Lisan, Adat Istiadat, Ritus, Pengetahuan Tradisional, Teknologi Tradisional, Seni, Bahasa, Permainan Rakyat, Olahraga Tradisional dan Cagar Budaya yang nantinya akan menjadi prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun depan oleh Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Bireuen

Lanjutnya, Pelaksanaan FGD hari ini merupakan tonggak dan momentum penting bagi daerah dalam rangka menyusun PPKD, yang kemudian secara berjenjang akan diserahkan untuk menjadi bahan penyusunan PPKD Provinsi, dan selanjutnya akan menjadi acuan bagi Pemerintah Pusat untuk menyusun Strategi Kebudayaan serta Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan.

“Adapun tujuan kegiatan FGD Penyusunan PPKD ini adalah mengidentifikasi keadaan terkini dari perkembangan objek kemajuan kebudayaan daerah, SDM, lembaga, pranata, sarana, prasarana dan potensi kebudayaan di Kabupaten Bireuen” ujarnya didampingi Kasi cagar budaya & permesiuman Disdikbud Bireuen Nova Radhi S.Pd.

Dalam kesempatan itu, Ketua DKA Bireuen H.Mukhlis A,Md SH menerangkan, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah adalah dokumen penting agar Kabupaten Bireuen memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kebudayaan, Sudah menjadi rahasia umum, seni budaya tidak menjadi prioritas utama dalam penganggaran dana daerah.

“Anggaran seni budaya terkesan hanya menjadi tamu di daerah kita tercinta ini. Padahal Bireuen memiliki potensi besar untuk memperoleh PAD dari seni budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif.Namun, hingga sekarang masih terkesan nihil” terangnya

Terbukti dengan jumlah anggaran di Bidang budaya yang terkesan diabaikan.Bahkan dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan, unsur dari pemerintah jarang sekali menempatkan wajahnya untuk sekedar duduk bersama seniman dan budayawan lokal.

“Seperti saat kunjungan Bidang Perfilman Kemendikbud beberapa waktu lalu, meskipun dalam.rilis beberapa berita DKA Bireun hadir berbicara, namun faktanya kami justru tidak mendapatkan undangan. Meskipun pada ujungnya, diketahui bahwa yang hadir adalah seniman dan budayawan dari luar bireuen.”

” Penyusunan PPKD ini tidak ada hubungannya dengan kegagalan pengaju proposal Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK).Objek Pemajuan Kebudayaan adalah unsur Kebudayaan yang menjadi sasaran utama Pemajuan Kebudayaan”

Lanjut, Kekayaan budaya harus kita gali dan kita lestarikan. Juga perlu kita sertakan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan, sebagai arah pembangunan kita. Agar posisi Indonesia sebagai super power kebudayaan semakin kuat, sehingga dapat mempengaruhi peradaban dunia, Untuk itu, strategi pemajuan kebudayaan yang disusun dari akar rumput melalui PPKD Kabupaten Bireuen yang berperan penting dalam implementasi di lapangan.

“Kami atas nama Dewan Kesenian Aceh Kab. Bireuen berharap Kegiatan Focus Grup Diskusi (FGD) Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bireuen mewujudkan tim.penyusunan PPKD Bireuen yang kuat agar dokumen ini segera selesai”tutupnya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!