Bireuen – Aceh Monitor Com.Terkait karpet sajadah sebagai alas kaki , yang menjadi viral.Di saat kedatangan Tim Akreditasi pusat beberapa hari yang lalu.
Direktur RSUD dr Fauziah dr Mokhtar Mars menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Bireuen maupun masyarakat diluar Bireuen dimanapun berada.
Surat pernyataan itu dikeluarkan pada Senin (18/12/2017) dan ditandatangani langsung oleh Direktur RSUD Fauziah dr Mokhtar mars
Kepada Aceh Monitor Com. Selasa 19/12/17.diruang kerjanya mengatakan kami menyampaikan kllarifikasi sebagai berikut, Pemasangan karpet sajadah tersebut bukanlah bagian dari rencana protokoler penyambutan tim survei akreditasi RSUD Dr Fauziah yang sudah direncanakan sebelumnya, dan hal ini murni spontanitas yang justru terjadi pada saat akhir menjelang kehadiran tim survei ke RSUD Dr Fauziah.
“Pembentangan karpet sajadah, murni kealpaan dan ke khilafan karena situasi psiskologis yang ingin cepat-cepat terselesaikan sebelum tamu tiba, yang semula yang mau diambil ambal tapi yang terambil karpet sajadah yang luput dari perhatian personil rumah sakit lainnya ” Jelas Direktur.
Kami mengakui bahwa menggelar karpet sajadah tersebut adalah suatu kesalahan fatal yang semestinya tidak perlu terjadi. Atas kesalahan dan kekhilafan tersebut kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kejadian yang tidak pantas ini
“kami juga meminta maaf yang ikut terkena dampak atas kelalaian dan kekhilafan kami. Kepada Allah SWT kami memohon ampun atas kesalahan dan kekhilafan ini ” ujar dr.Moktar Mars
“Demikianlah pernyataan maaf ini kami sampaikan dari lubuk hati kami yang paling dalam, semoga semua pihak dapat memakluminya.”Tutupnya. (Edi)
