Sosbud

TNI Bersama Rakyat, Wujudkan Ketahanan Pangan

Banda Aceh, Aceh Monitor Com. Ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penentu dalam stabilitas nasional suatu negara, baik di bidang ekonomi, keamanan, politik dan sosial. Oleh sebab itu, ketahanan pangan merupakan program utama dalam pembangunan pertanian saat ini dan di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Panglima Kodam Mayjen TNI L. Rudy Polandi pada saat dilaksanakan penanaman padi serentak dan cetak sawah baru seluas 57.82 hektar di Gampong Ulin Dua Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar, Kamis (22/9/16).

Pangdam mengatakan, cetak sawah baru tersebut merupakan salah satu upaya TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Karena pangan merupakan kebutuhan dasar yang permintaannya terus meningkat seiring dengan perkembangan penduduk dan peningkatan kualitas hidup.

Melalui kerja sama TNI-AD dengan kementerian pertanian pangan saat ini, pemerintah Aceh menetapkan program ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas. TNI sebagai salah satu komponen bangsa yang memiliki tugas dalam militer, selain itu juga membantu pemerintah daerah di bidang perkuatan ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya kerja sama terpadu berbagai pihak perorangan, pendampingan TNI dengan dinas pertanian, saya berharap agar kedepannya tidak ada lagi kendala yang dihadapi para petani seperti kekurangan benih, pupuk dan sarana pertanian lainnya, sehingga para petani dapat berkarya secara maksimal,” Harap Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi.

Sementara itu,  Asisten perekonomian dan pembangunan Provinsi Aceh dr.Samsul Bahri M.si menerangkan, Kabupaten Aceh besar di tahun 2016 ini, mendapat alokasi seluas 512 Ha di lima Kecamatan diantaranya, Kecamatan Lembah Seulawah,  Seulimuem, Kota Jantho, Kota Cot Glie dan kecamatan Indra Puri.

Ia berharap, dengan melalui dana APBN kementerian pertanian dengan pola swakelola kerja sama TNI-AD,  kegiatan cetak sawah ini, dapat meningkatkan produksi padi demi mewujudkan swasembada pangan nasional.

Penanaman padi tersebut turut dihadiri, Pejabat Utama Kodam IM, Tim Dirjen PSP, Tim percepatan cetak sawah, Kadis pertanian dan tanaman Provinsi Aceh, Para Asisten, Kabalak, LO-AU, Kapolres Aceh Besar, Danyonkav 11/Serbu, Danyonzipur 16/DA, Tokoh agama, Masyarakat serta Muspida Kota Jantho. ( Fad )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!