Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Debat kandidat Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh 2017-2022 yang dilaksanakan di panggung tertutup taman budaya masih meninggalkan kesan positif bagi Naimah Hasan terhadap pasangan Aminullah-Zainal. Hal ini dikatakan Naimah sebelum acara Zikir Akbar DPRK Banda Aceh dalam rangka memperingati Maulid Nabi yang dilaksanakan di halaman kantor Walikota Banda Aceh dimulai, Jumat malam (10/2).
Tokoh perempuan ini mengatakan bahwa Aminullah-Zainal adalah sosok pemimpin yang mempunyai etika dalam berkomunikasi. “Saya melihat Pak Amin dan Pak Zainal penuh dengan kematangan dan kewibawaan dalam menjawab pertayaan. Saya tidak melihat beliau menunjuk nunjuk ke pasangan lain seperti yang dilakukan pasangan lain terhadap Beliau” ujar Naimah.
Mantan Plt Ketua Dewan Pengawas BRR NAD-Nias ini juga mengatakan secara substansi Aminullah-Zainal dapat merespon pertanyaan dengan sangat baik. “Aminullah-Zainal dapat mengontrol emosinya dengan sangat baik serta tidak dengan mudah terpancing. Penyampaian materi juga tidak menggunakan bahasa yang rumit dimana dapat diterima oleh semua kalangan. Kriteria seperti ini lah yang dibutuhkan dari seorang calon pemimpin di Kota Banda Aceh” terang Naimah.
Naimah juga menyampaikan rasa bangga nya kepada Amin-Zainal. “Wujud seorang pemimpin yang baik bisa dilihat dari kedewasaan dalam menghadapi tekanan. Amin-Zainal telah menunjukkan bukti kalau mereka mampu menghadapi tekanan dengan tenang dan elegan, itu merupakan bukti kesiapan mereka memimpin Kota Banda Aceh” sebut Naimah.
Sementara, Juru Bicara AZ Teuku Arief Khalifah mengatakan dirinya tidak salah berdiri dalam memilih pemimpin. “Hari kita melihat bagaimana sosok Amin-Zainal sebagai pemimpin yang ber-etika, menggunakan bahasa tubuh dengan baik. Pemimpin yang mampu mengontrol emosi dan menghadapi tekanan dengan tenang” terang Arief.
“Saya melihat ini sebagai salah satu keunggulan dari pasangan Amin-Zainal dari pasangan lainnya yang dalam
beberapa kesempatan terlihat kurang menaruh hormat terhadap Pak Amin dan Pak Zainal. Dengan modal tersebut saya meyakini Amin-Zainal merupakan pasangan yang paling tepat untuk memimpin Kota yang penuh dengan tantangan dan kompleksitas”
“Perlu kita ingat bahwa kekuatan yang terbesar dari seseorang pemimpin adalah akhlak dan penerapan etika yang baik. Bila seorang pemimpin tidak mampu menjaga akhlak dan etikanya maka buruk pulalah kepemimpinan nya” pungkas Arief mengutip AaGym (Rel)
