OPINI

Cara Negeri Jiran Menjaga Citra Pariwisata

Malaysia – Aceh Monitor Com (AMC).  Setahun lalu terdengar kabar yang sangat mengguncangkan dunia wisata alam di pulau Langkawi Malaysia , yaitu tersangkutnya dua wahana cable car yang menggantung diutas kabel selama enam jam.

Namun upaya yang dilakukan oleh tim penyelamat berhasil , dan turis yang mengalami trauma mendapat kompensasi dari operator wahana.

Bagaimana situasinya saat ini? Liburan hari raya Imlek yang jatuh Selasa 5 Februari juga dipenuhi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Bila hari biasa pulau Langkawi dipadati oleh sekitar 5.000-10.000 turis.. Maka hari libur nasional yang mencapai 1 Minggu ini bIsa mendatangkan hingga 50.000 turis yang datang hilir mudik.

Menurut pemandu wisata setempat Rushlan , kepada Aceh Monitor Com mengatakan kemajuan Langkawi dalam mengembangkan wisata alam geopark telah berlangsung dalam sepuluh tahun terakhir.

 

“Dengan mengembangkan wahana wisata cable car yang membawa wisatawan ke puncak gunung machinchang. Underwater world dan pantai chenang sebagai fokus wisata bahari “sebut Rushlan.

Tanda tanda kerumunan turis di Langkawi sudah terlihat dengan hilir mudik ferry dan pesawat mengangkut wisatawan yang menghabiskan waktu liburannya. Mereka dimanjakan dengan pusat perbelanjaan/mall duty free.

Adapun beberapa spot wisata yang dapat dikunjungi adalah patung Elang Besar Langkawi serta Mangrove outbond seperti yang terdapat di kota Langsa Aceh Timur.

Wisata alam air panas. Air terjun dan danau atau tasik yang memiliki legenda tentang asal usul Langkawi. Maka tak heran bila sekitar 100.000 penduduk Langkawi telah merasakan manfaat dari pembangunan kawasan wisata oleh kerajaan Malaysia maupun negara bagian Kedah. Saatnya kita berasumsi bila itu terjadi di pulau Weh-Sabang ? (D, Ar)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!