POLHUKAM

Merusak Alat Peraga Kampanye (APK) , Hukumanya Pidana

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC).  Sesuai dengan pasal 280 undang – undang no 7 , apabila terjadi pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK) itu masuk ke ranah tindak pidana Pemilu.

Hal ini dikatakan kordinator komisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Panwaslih kota Banda Aceh Ely Safrida SE. Kepada Aceh Monitor Com , Senin 10/12/18.

“Kalau ada laporan dari masyarakat  , silakan melapor ke Panwas ataupun temuan dari pengawas pemilu terkait pengrusakan APK oleh oknum tidak bertanggung jawab  ” sebut Ely Safrida.

Ely Safrida menambahkan , agar pelaporan dapat di tindak lanjuti diperlukan bukti yang kuat , dimana kejadian dan saksi juga diperlukan.

“Kalau sudah sesuai bukti , maka itu masuk ke sentra Gakkumdu , disitu ada kepolisian dan kejaksaan dan dalam masa 14 hari kita putuskan , apabila oknum pengrusakan terbukti akan di pidana . Kurungan 2 tahun dan denda 24 juta ” ujar Elly Safrida.

Selain itu , Ely Safrida menghimbau masyarakat ataupun timses masing – masing untuk sama – sama menjaga agar pelaksanaan pemilu di kota Banda Aceh tetap harmonis seperti dalam deklarasi damai.

“Tidak ada pengrusakan , mematuhi aturan yang ada , memasang APK sesuia yang ditentukan ” tutupnya. (van)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!