KABAR DARI ACEH

SiGAP Aceh Minta Kapolda Baru Ungkap Dugaan Penyimpangan Dua Dana Ini

 

Banda Aceh – Aceh Monitor Com. DPP Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (SIGAP) mendesak Kapolda baru Aceh Brigjen Pol Drs Wahyu Widada untuk segera mengusut tuntas kasus penyaluran beasiswa bantuan pendidikan Pemerintah Aceh tahun 2017 yang sarat masalah dan terindikasi korupsi.

“Kita mendesak Kapolda baru untuk fokus pada pengusutan kasus ini, sebagai mana janji Kapolda lama kemarin bahwa beasiswa anggaran aspirasi anggota DPRA senilai Rp 22 miliar lebih tersebut, akan diusut tuntas.” Kata Muchti Sekjen DPP SIGAP Aceh, Rabu, 05/2/2020.

Tidak hanya kasus Beasiswa, DPP SIGAP Aceh juga menyoal dan mendesak Kapolda baru untuk mengusut tuntas kasus dana sebesar Rp 650 miliar untuk eks kombatan GAM yang diduga diselewengkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2013 dulu.

Menurut Muchti, dana sebesar itu semestinya sudah mampu memberdayakan mayoritas mantan kombatan GAM untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi.

” Tapi ini kan tidak, kasihan banyak rekan-rekan KPA yang hari ini tidak menikmati haknya dari dana yang pernah dianggarkan itu. Jadi, kita meminta kepada Kapolda Aceh yang baru untuk juga  mengusut tuntas dugaan penyelengan dana 650 M tersebut, tanpa pandang bulu, dan dibuka kembali kasusnya agar masyarakat percaya kepada institusi penegak hukum.” Ujar Muchti.

Setahu Muhcti, Kasus dana sebesar Rp 650 miliar ini pernah mencuat dulu saat debat kandidat Pemilihan Gubernur Aceh tahun 2017. Salah satu Calon Gubernur Aceh dalam debat kandidat menyinggung dugaan penyelewengan dana hibah untuk eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebesar Rp 650 miliar tidak tepat sasaran.

“Masyarakat, khusus nya kebanyakan rekan-rekan kombatan, malah tidak tahu tentang dana itu dipergunakan untuk apa. Korupsi atau ada kepentingan politik lain. Yang jelas dana tersebut mesti di investigasi kembali oleh Polda Aceh biar terang benderang, dan tidak tenggelam begitu saja.” Harap Muchti.

Selain itu ketika ditanya apakah pihaknya optimis dua kasus rumit yakni  kasus beasiswa, dan kasus dana mantan GAM yang dinilai banyak pihak sukar untuk sampai kemeja hijau karena salah satu kendalanya adalah terindikasi kasus-kasus tersebut melibatkan bukan  orang-orang biasa, pihaknya menjawab sangat optimis bahwa kasus itu bakal terungkap dikemudian hari.

“Memang butuh waktu, dan kita yakini biasanya kasus seperti ini pasti ada intervensi oleh pihak tertentu yang merasa gelisah.Tapi lagi-lagi kita percaya sama institusi Polri dalam hal ini Kapolda baru Aceh, pasti ini PR baru yang akan menjadi agenda investigasi nan menantang di Aceh.” Tutup Muchti optimis. (Ril)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!