Tapak Tuan –Aceh Monitor Com.Pembinaan atlet secara berkesinambungan menjadi kunci kesuksesan mencetak atlet berprestasi. Pembinaan yang dijalankan pun dilakukan semenjak dini. Sekolah menjadi ujung tombak pembinaan atlet di tataran akar rumput mulai membina para atlet muda untuk berprestasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Kluet Tengah, Teuku Fakhrizal, S. Pd pada saat membuka turnamen antar pelajar SMAN 1 Kluet Tengah di lapangan GOR sekolah setempat.
“Pembinaan olahraga harus kembali dimulai dari usia dini secara berjenjang dan berkesinambungan. Seperti pengelolaan olahraga Indonesia di tahun 1970 hingga 1980an, Indonesia menjadi rujukan bagi Negara di Asia Tenggara” ujarnya.
Pria yang sempat menjadi manajer sepakbola pada Himpunan Mahasiswa Biologi Unsyiah angkatan 2000an itu menyatakan pihaknya secara berjenjang akan melakukan pemanduan bakat, pengelompokan dan pemilahan bakat, melakukan pemeliharaan dan pembinaan bakat, melakukan pembinaan dan pengembangan bakat.
“Sebenarnya sangat banyak potensi dari daerah-daerah yang belum digarap secara maksimal. Jika pencarian dan pembinaan semuanya berjalan dengan baik, maka pada masa itu capaian dan kualitas prestasinya akan bisa dirasakan dan dibanggakan” tutur pria yang akrab disapa Aduen ini.
Fakhrizal menyatakan pengembangan olahraga tidak hanya dari sisi kemutakhiran ilmu pengetahuan yang diterapkan tetapi sisi sosiologi, psikologi dan manajemen pembinaan olahraga yang menyangkut perangkat sistem pembinaan olahraga yang dimulai sejak usia dini hingga usia keemasan.
“Siswa SMAN1 Kluet Tengah secara fisik, stamina dan keterampilan, mereka sangat tangguh dan mampu, karena mereka secara umum tinggal di kawasan pegunungan dan sungai yang luas. Sehingga sudah terbiasa dengan olahraga yang berat” ungkapnya.
Rizal Fikri TA Ketua panitia turnamen antar siswa SMAN 1 Kluet Tengah mengatakan turnamen tersebut diikuti oleh 200 siswa yang berasal dari kelas satu sampai kelas tiga tingkat SMA. Para siswa tersebut akan mengikuti 10 cabang olahraga yang diperlombakan dan akan berlangsung selama 10 hari di GOR SMAN 1 Kluet Tengah.
“Kita melakukan seleksi terhadap atlet yang potensial. Semua atlet yang mendapatkan juara nantinya akan dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti even O2SN serta turnamen dan liga di tingkat Kabupaten dan Provinsi” ujar pria yang pernah berprofesi sebagai wartawan ini.
Adapun ke sepuluh cabang olahraga yang diperlombakan tersebut adalah Sepakbola, Bola Voli, Badminton, Tenis Meja, Sepak Takraw, Bakiak, Atletik, Lari Sprint, Lompat jauh, dan Lompat
