OPINI

Antara Poligami dan Boh Manok

Ulasan Redaksi :

Banda Aceh – Aceh Monitor Com (AMC).  Sejak, Sabtu pagi (6 juli 2019) jagat media baik cetak maupun online dipenuhi oleh berita “Legal Poligami di Aceh ”

Ulasan , sindiran bahkan hikayat yang kesemua itu berawal dari berita yang bikin heboh .

Berawal dari ruang  rapat DPRA beberapa hari lalu. Inisiatif ini menimbulkan pro dan kontra ditengah masyarakat.

Dari pantauan beberapa grup medsos pembahasan berlangsung seru bahkan hingga malam minggu. Sementara para pakar.pemerhati sosial kemasyarakatan di Aceh disibukkan oleh permintaan tanggapan oleh insan pers.

Inti dari tanggapan para pemerhati senada ;”disaat kondisi perekonomian Aceh yang lesu.bahkan berada ditingkat terbawah dari provinsi di Sumatera.dan ke delapan dari provinsi di Indonesia

Ide kreatif yang muncul justru qanun legalisasi poligami , aneh tapi nyata , bukankah ini persoalan personal bagi umat Islam yang ingin menjalankannya. Sementara kewajiban yang diemban oleh pihak eksekutif dan legislatif adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Perjuangan panjang dalam mencapai kejayaan Aceh masa kini dan yang akan datang telah banyak memakan korban jiwa.Bahkan lebih banyak lagi yang belum merasakan kepedulian Pemerintahan Aceh sebagai hasil kesepakatan Helsinki antara RI dan GAM di tahun 2005 yang lalu.

Hanya elit yang baru merasakan , dan akankah situasi dan kondisi  Aceh yang terus tertinggal dengan daerah tetangga di Sumatera akan cepat menyusul daerah lainnya setelah qanun poligami ini disahkan.

Yang jelas kebutuhan telor ayam (boh manok) akan semakin meningkat. Dan yang akan untung tetap sahabat pengusaha kita dari Medan.

Dipho deindein di ateuh kemah Kuwah keumamah leupah boh sunti Meunyo bak meukawein cok sunnah Tamah urusan ramah-ramah pugah seutot nabi (Capung terbang diatas kemah.kuah ikan kayu enak sekali..kalau urusan nikah ambil sunnah..tambah urusan …bilang ikut nabi ?.wallahualam). (Red)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!