OPINI

Ayo Perangi Narkoba !

Banda Aceh – Aceh Monitor  Com. Berbicara mengenai narkoba pasti tidak lepas dengan namanya obat terlarang dan narkoba sendiri merupakan masalah yang sangat hangat untuk di perbincangkan.

Perlu kita ketahui bahwa Narkoba itu sendiri merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Obat terlarang yang sangat berbahaya. Narkoba tumbuh dan berkembang sangat pesat di zaman sekarang, Narkoba tidak melihat korbannya dari kalangan dan usia seseorang.

Di dunia yang serba modern ini narkoba sangat mudah di dapatkan dimana-mana. Mengapa demikian ? karna banyaknya pengedar narkoba yang tergiur dengan pendapatan yang sangat fantastis dari hasil penjualan narkoba itu sendiri dan juga mereka bisa menjual dimana saja dari satu tempat ketempat yang lain dan permainan mereka sangatlah rapi sehingga aparat hukum bisa tidak mengetahui.

Indonesia merupakan Negara yang berstatus darurat Narkoba. Sepanjang tahun 2017 data dari BNN (Badan Narkotika Nasional) bahwa kasus narkoba 46.537 kasus yang tersebar di wilayah Indonesia. Dan juga BNN juga menemukan 68 jenis baru narkoba dan sudah tersebar seluruh Indonesia. Mengerikan bukan?.

Bahwa perlu kita sadari para pengguna narkoba banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Karna disebabkan oleh usia mereka yang labil dan mudah dipengaruhi. Yang dimana pada awalnya mereka hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi seorang pemakai teratur dari barang haram tersebut. Penggunaan narkoba dari kalangan pelajar akan meningkat karna maraknya narkoba jenis baru yang tersebar di zaman modern seperti sekarang ini.

Aceh tidak menutup kemungkinan kasus penyalahgunaan narkoba dan memiliki status gawat narkoba. Menurut survey pada tahun 2017 angka kasus narkoba mencapai 1,526 kasus.

Pengguna narkoba memiliki sifat dan tingkah laku yang berbeda dari orang yang bebas dari narkoba. Kita bisa mengetahui pengguna narkoba dari wajahnya yang selalu lesu, mata merah, mulut kering, bibir berwarna merah kecoklatan, berperilaku aneh, terlihat sangat bahagia (euforia) dan santai. Cara berbicara pun tidak terarah dan daya ingatnya menurun.

Membrantas narkoba bukan suatu perkara mudah yang bisa dilakukan oleh seseorang, tetapi merupakan masalah bersama demi menciptakan generasi yang berintelektual di masa depan.

Lalu apa upaya pencegahan untuk memperkecil kemungkinan kasus narkoba yang terjadi pada usia remaja?

Sudah sepantasnya peran orangtua, keluarga dan lingkungan sekitar menjadi hal yang paling penting dalam mempengaruhi psikis remaja. Seorang anak sangatlah membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orangtuanya.

Karena itu, kasih sayang dan perhatian orang tua benar-benar sangat berpengaruh dalam pembentukan pribadi seorang remaja. Ciptakan suasana yang harmonis, intim, dan hangat dalam keluarga.

Berikan perhatian yang cukup baik dari segi materil, emosional, intelektual, dan sosial. Berikan nasihat, pencerahan, dan ajaran agama yang baik. Pahamilah dengan baik bagaimana perasaan dan gejolak remaja. Mendukung segala kegiatan remaja, selama kegiatan tersebut mempunyai pengaruh yang positif.

Adapun upaya pencegahan untuk kalangan remaja sendiri yaitu, dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghindari kebiasaan merokok dan minum-minuman keras, hati-hati dalam memilih teman dalam bergaul.

Isi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif, tingkatkan prestasi serta bakat untuk mewujudkancita-cita. Manusia adalah tempat segala kesalahan dan kekhilafan. Maka dari itu setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan satu-satunya tempat untuk kembali hanyalah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pada masalah ini, tidak sepatutnya para remaja yang disalahkan. Mari kita sama-sama instropeksi diri dan tidak menyudutkan salah satu pihak. Seperti pepatah mengatakan “tidak ada asap jika tidak ada api”, yang artinya telah kita ketahui yaitu setiap masalah pasti ada penyebabnya. Maka untuk itu, para generasi muda penerus bangsa, perbanyaklah pengetahuan mengenai bahaya narkoba dan perteguh iman serta isilah waktu kalian dengan hal-hal positif.

Bergaul lah dengan lingkungan yang sehat dan membuat diri kalian maju dan janganlah jadikan masa muda kalian terbuang sia-sia.

Hidup hanyalah satu kali. Wujudkanlah semua cita-cita. Tunjukkanlah pada dunia bahwa kalian bisa! . (Ayu Utami Pratiwi, dari fakultas kedokteran unsyiah jurusan psikologi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!