OPINI

Melahirkan Di Pesawat Dan Melahirkan Di Persidangan , Siapa Sangka ?

Oleh : dr.Andalas ,Sp.OG

Banda Aceh-Aceh Monitor Com.Beberapa minggu lalu kita dihebohkan seorang ibu yang  melahirkan jelang pesawat landing di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.selain itu berikutnya sebuah sidang di suatu tempat ditunda karena hakim melahirkan.Tentu ini patut diduga karena lahir di luar perkiraan kelahiran sebab jadwal sidang  pasti sudah direncanakan, dan kejadian ini menunjukkan kadang persalinan bisa terjadi tiba-tiba, layaknya ibu yang lahir di pesawat.

Tentu saja tidak ada perempuan hamil ingin mengalami seperti dua kasus di atas. namun apa hendak dikata,menusia berencana, Allah SWT menentukan. Padahal secara ilmiah,

ibu hamil ketika naik pesawat, petugas bandara meminta surat-surat keteragan untuk memastikan secara medis belum memasuki masa melahirkan atau melahirkan di ruang persidangan.

Kehamilan adalah sebuah proses komplit yang cukup fenomenal. Anda bisa membayangkan bagaimana pada sekelompok masyarakat kurang beruntung, yang sulit  hamil lalu berobat ingin punya keturunan dan ternyata sangat rumit dan merepotkan dan bagi sekelompok kaum berada bisa ikut program bayi tabung. Karena itu kehamilan menjadi anugrah yang maha kuasa sang pencipta itu harus di jaga dengan baik.

Kehamilan seorang ibu umumnya berdurasi  280  hari atau 40 minggu. Dikatakan lahir lebih awal dari taksiran bila lahir di bawah 37 minggu. Umumnya berat bayi yang lahir dalam usia hamil 37 minggu yakni 2.500 gram.,

Aturan regulasi penerbangan memberi izin terbang sampai usia kehamilan 35 minggu untuk seorang ibu dengan kehamilan pertama, dan pada usia kehamilan 32 minggu pada kehamilan kedua atau ketiga. Karena pada kehamilan kedua dan ketiga lebih rentan lagi terjadi kelahiran prematur.

Aturan regulasi ini menurut penulis sudah tepat mengingat beban dan kehebohan dan berbagai risiko yang terjadi andaikan persalinan terjadi di pesawat dalam arti risiko ke selamatan ibu dan bayi, juga mengganggu konsentrasi  pilot dalam penerbangan, yang tentu mengancam penumpang lainnya. Dalam praktek sehari-hari di kamar bersalin begitu  ribet dan bisa dibayangkan bagaimana kalau di dalam pesawat.

Sebenarnya khusus bagi ibu  dengan kehamilan pertama kasus persalinan di pesawat jarang terjadi sebab membutuhkan waktu lebih dari  10 jam  untuk terjadi sebuah proses persalinan, sehingga ibu hamil dapat melahirkan petugas penerbangan saat turun/pesawat transit, jika dalam perjalanan jauh. Begitu juga untuk ibu dengan kehamilan kedua juga  sebab adanya proses bersalin selalu diawali proses tanda tanda awal dimulai sebuah proses persalinan sehingga dia perlu periksa ulang di bandara untuk di periksa dokter bandara  layak atau tidak terbang,

Hal ini penting Demi ke pentingan keselamatan dalam sebuah penerbangan. Dalam periode usia kehamilan 16 minggu sampai 28-30 minggu sebenarnya merupakan usia kehamilan yang aman untuk terbang  dengan durasi terbang lama, misal lintas Asia-Pasifik. Tentu Hal ini berlaku bagi ibu hamil tidak dalam kelompok risiko melahirkan premature malah beberapa periode haji silam ibu hamil dalam usia kehamilan aman bisa berangkat haji.

Pada situasi Tertentu saja  terjadi hal diluar kelaziman yang bisa terjadi pada siapa saja walau bukan kelompok risiko lahir prematur akibat  berbagai kendala yang memicu stres, membuat produksi hormon prostaglandin tubuh ibu hamil meningkat sehingga memicu kontraksi rahim untuk  kejadian lahir lebih awal, proses persalinan cepat di bawah 3 jam bisa saja terjadi yang di kenal dengan persalinan presipitatus. Persalinan ini di kamar bersalin saja berisiko terjadi pendarahan dan bayi lahir tidak aman konon lagi dipesawat.

Diperlukan keterbukaan dari pasien terhadap usia kehamilan sebenarnya, dan demi upaya keselamatan ibu hamil, bayi dan sebuah penerbangan. Diharapkan dokter membuat rekomendasi layak tidaknya ibu hamil  terbang  dengan teliti dan bijaksana sehingga bisa menghindari lahir di udara.  Hal ini penting menurut penulis sehingga kasus di Bali tidak terjadi.((Rel)

 

 

.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top
error: Content is protected !!